Muslimin Bando Minta Mentan Amran Perhatikan Nasib Honorer Penyuluh Pertanian

Muslimin Bando meminta agar Amran Sulaiman memperhatikan nasib honorer penyuluh pertanian.

Muslimin Bando Minta Mentan Amran Perhatikan Nasib Honorer Penyuluh Pertanian
muh azis albar/tribunenrekang
Mentan RI, Amran Sulaiman saat menghadiri Festival Bawang Merah Nasional (FBMN) di Lapangan Andi Liu, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulsel, Sabtu (14/10/2017). 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman membuka Festival Bawang Merah Nasional (FBMN) di Lapangan Andi Liu, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulsel, Sabtu-Minggu (14-15/10/2017).

Pada kesempatan itu, Bupati Enrekang, Muslimin Bando meminta agar Amran Sulaiman memperhatikan nasib honorer penyuluh pertanian.

Menurutnya, honorer penyuluh pertanian yang usianya lebih dari 35 tahun agar bisa diangkat jadi PNS. Ia beralasan, kinerja dan pengabdian para penyuluh tersebut sudah cukup lama dan pantas diberikan apresiasi.

Apalagi, kinerja para penyuluh sangatlah besar terhadap kemajuan pertanian di Kabupaten Enrekang.

"Saya mohon pak menteri kalau bisa penyuluh pertanian yang telah mengabdi lama tapi usianya sudah di atas 35 tahun juga bisa diusulkan jadi PNS," tuturnya.

Dikatakan, harusnya ada pengecualian terhadap penyuluh honorer yang telah mengabdi puluhan tahun terkait aturan pengangkatan PNS dengan maksimal usia 35 tahun.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved