TribunTimur/
Home »

News

Ibu Rumah Tangga Bandar, Kendari Darurat Narkoba. Di Makassar Ribuan Obat PCC Siap Edar Diamankan

Hingga saat ini, pihak BNN Kendari mencatat sudah ada 50 orang yang dirawat di beberapa Rumah Sakit dalam kota Kendari

Ibu Rumah Tangga Bandar, Kendari Darurat Narkoba. Di Makassar Ribuan Obat PCC Siap Edar Diamankan
Dok BNNK Tana Toraja
Stop Narkoba 

TRIBUN TIMUR.COM - Kota Kendari darurat narkoba. Menyusul puluhan warga dilarikan ke rumah sakit karena penyalahgunaan obat terlarang secara bersamaan.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Murniati mengungkapkan bahwa kasus penyalahgunaan obat yang terjadi di Kendari masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).

( Baca: Terungkap! Ibu Negara Pulang Kampung Urus Pernikahan Kahiyang, Tanggal Berapa Yah? )

Hingga saat ini, pihak BNN Kendari mencatat sudah ada 50 orang yang dirawat di beberapa Rumah Sakit dalam kota Kendari, dan diperkirakan akan ada lagi korban yang mendatangi rumah sakit. Satu orang di antaranya yakni siswa sekolah dasar telah meninggal. 

( Baca: Pendaftaran CPNS 2017 - Sudah Daftar SSCN BKN Go id ? Agar Lulus, Wajib Tahu 3 Skoring Ini )

“Peristiwa ini merupakan kejadian luar biasa atau KLB karena kejadian ini merupakan yang pertama kalinya di Kota Kendari,” ungkap Murniati di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari, Rabu (13/9/2017).

Dari beberapa pasien yang dirawat di beberapa rumah, ada di antaranya memiliki kesamaan ciri-ciri fisik berupa luka di bagian tubuhnya. Di rumah sakit Bhayangkara Kendari, lanjut Murni, ada tiga anak yang tidak sadarkan diri dan penuh luka di tubuhnya.

Barang bukti kepemilikan sabu oleh pria berinisial MG
Barang bukti kepemilikan sabu oleh pria berinisial MG (handover)

"Mirip-mirip flakka yang mereka konsumsi, di-mixed barang baru. Sudah disebarkan dan ini barang baru dua hari masuk dan mereka racik sendiri, bukan pabrik yang resmi, abal-abal. Informasi yang kami dapat anak SMP 17m cairan itu dicampur dalam minum ale-ale, sampai sekarang masih mabuk," ucapnya.

Untuk anak SD kelas 6 yang meninggal itu diberikan sama tantenya. Sementara saat ini, tante dari anak tersebut masih Sakau.

Sebelumnya, puluhan orang termasuk di antaranya remaja dan pelajar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (13/9/2017) dilarikan ke beberapa rumah sakit di wilayah itu, lantaran mengalami gangguan mental usai mengonsumsi obat- obatan yang belum diketahui jenisnya.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help