Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

CITIZEN REPORTER

Ini Ritual dan Mantra Nelayan Makassar Agar Hasil Tangkapannya Melimpah

Ternyata mempunyai beberapa ritual khusus beserta mantra ampuhnya sebelum memulai mencari ikan di laut lepas.

Penulis: CitizenReporter | Editor: Suryana Anas
CITIZEN REPORTER
Aktivitas nelayan di pelabuhan Poetere Makassar, Sabtu (19/08/2017). 

Citizen Reporter, Sandi Darmawan

MAKASSAR - Menangkap ikan dengan peralatan sederhana tentu tidaklah mudah, harus menggunakan skill 'tingkat dewa' atau beberapa ritual khusus beserta mantra ampuh sebelum melaut agar hasil tangkapnya melimpah ruah.

Bagi nelayan Makassar yang terkenal sebagai salah satu masyarakat yang handal dalam urusan melaut, ternyata mempunyai beberapa ritual khusus beserta mantra ampuhnya sebelum memulai mencari ikan di laut lepas.

Seperti yang dibeberkan oleh salah seorang pelaut kelahiran ujung pandang 1975 itu, Mansyur Dg Kebo saat ditemui pagi tadi di kapalnya yang bersandar di pelabuhan Poetere Makassar, Sabtu (19/08/2017).

Baca: FOTO: Bocah-bocah Bermain Sepakbola di Pelabuhan Paotere

Aktivitas nelayan di pelabuhan Poetere Makassar, Sabtu (19/08/2017).
Aktivitas nelayan di pelabuhan Poetere Makassar, Sabtu (19/08/2017). (CITIZEN REPORTER)

"Kita ini turun temurun sebagai nelayan, mulai dari buyut sampai cucu yang sekarang, malu jadi orang makassar jika tidak handal dalam melaut, makanya ikuti ajaran2 para leluhur sebelum pergi menangkap ikan agar hasil tangkapannya banyak" terang lelaki berkumis tebal itu di atas kapalnya.

Baca: Film Paotere Syuting Perdana Hari Ini, Ada Cut Mini Lho

Meski kedengaran aneh ritualnya namun hasil yang didapatkan ternyata jauh lebih banyak jika melaut dengan cara yang biasa dilakukan oleh nelayan pada umumnya.

"Jika nelayan biasanya langsung menebar jaring dinlokasi yang dianggaonya banyak ikan yang lalu lalang, saya punya cara sendiri sebelum menebarkan jaring kelaut, yaitu terlebih dahulu melemparkan pisang manis ke lokasi yang akan ditebari jaring, bukan sebagai umpan tapi sebagai perayu ikan agar mendekat, karena menurut kakek-kakek saya, Raja Ikan paling suka sama pisang manis," Terang lelaki tua itu dengan wajah yang sedikit serius.

Selain pisang manis, lanjut ayah 3 anak itu ritual selanjutnya yakni para pelaut harus membalik celana dalamnya.

"Kalau ritual ini saya tidak pernah dijelaskan oleh leluhur apa maksudnya, mereka hanya bilang balik saja celana dalamnya setelah menebar jaring," tambahnya sembari mengerutkan dahi.

Tidak sampai disitu saja, setelah melakukan ritual tersebut hal yang harus dilakukan seoanjutnya yakni membaca mantra ajaib.

"Ini yang paling penting, membaca mantra kalau istilah orang makassar Baca-bacanya, adapun mantra tersebut ada di dalam kitab suci ummat Islam atau Al-quran yaitu tiga surah terakhir yang kita kenal dengan 3 Qul ( Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas)," Jelasnya

Mantra ini tiada lain sebagai bentuk pujian, Ia melanjutkan. Juga ucapan syukur kepada pemilik laut dan bumi.

"Karena segala hal yang ingin kita kerjakan tidak boleh terlepas dari sang pencipta, agar apa yang diharapkan dari pekerjaan tersebut menuai hasil yang baik," Sebutnya

Dari pengakuannya, selama ia memakai ritual dan mantra leluhurnya itu, hasil tangkapannya selalu berlimpah ruah.

"Dan alhamdulillah selama saya melaut selama 20 tahun lebih, hasilnya selalu memuaskan, pungkasnya sambil tersenyum tipis. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved