TribunTimur/

Ombak Tinggi, Kapal Perintis Papua II Memutar Arah ke Dermaga Maccini Baji Pangkep

Tujuan penumpang di atas kapal tersebut ialah Desa Balo-baloang, pulau Matalaang, pulau Sapuka dan Sailus Kecamatan Liukang Tangayya.

Ombak Tinggi, Kapal Perintis Papua II Memutar Arah ke Dermaga Maccini Baji Pangkep
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ombak tinggi menghanam tanggul Pantai Losari Makassar, Kamis (16/01/2014). BMKG Wilayah IV Makassar memperingatkan kepada seluruh nelayan untuk mewaspadai angin kencang disertai hujan yang dapat menyebabkan tingginya ombak mencapai 3-5 meter di Perairan Makassar selama bulan Januari 2014. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Angin Kencang dan Ombak 4 Meter, Kapal Perintis Papua II Putar Arah

TRIBUNPANGKEP.COM, LIUKANG TANGAYYA-- Kapal Perintis Papua II tujuan Kecamatan Liukang Tangayya memutar arah ke Dermaga Maccini Baji Pangkep karena cuaca buruk dan ombak mencapi 4 meter.

Kapal yang mengangkut sekitar 200 orang ini berangkat dari pelabuhan Dermaga Maccini Baji kecamatan Labakkang Pangkep lalu kemudian memutar disekitar perairan Takalar, Jumat (14/7/2017) pukul 15.00 wita dan kembali pukul 21.00 wita.

Baca: Cuaca Buruk, Harga Ikan di Pasar Sentral Pangkep Naik Hinga Rp 15 Ribu

Tujuan penumpang di atas kapal tersebut ialah Desa Balo-baloang, pulau Matalaang, pulau Sapuka dan Sailus Kecamatan Liukang Tangayya.

Salah satu penumpang kapal yang dikonfirmasi, Serka Andi Massalassa dari Unit Intel Kodim 1421 Pangkep.

Andi Massalassa berada di atas kapal tersebut karena diberi tugas untuk melakukan pemantauan wilayah di salah satu kecamatan terjauh Pangkep di kepulauan Liukang Tangayya Pangkep.

"Penumpang merasa panik saat melihat kapal memutar arah untuk kembali ke pelabuhan Maccini Baji. Jarak saat kami memuatar menuju dermaga Maccini Baji Labakkang Pangkep itu masih ada 6 jam," ujarnya yang saat ini berada di atas kapal.

Baca: PT Semen Tonasa Pangkep Cari Karyawan Baru, Ini Syaratnya

Serka Andi Massalassa menambahkan, cuaca saat ini terang bulan dan gelap gulita.

"Angin kencang sekali, terus ombak 4 meter yang terus saja menghantam kapal," jelasnya.

Selain dirinya, dia juga bersama 1 orang anggota polsek Liukang Tangayya, 3 orang anggota Polres Pangkep dan 3 orang anggota Koramil Liukang Tangayya.

Rencana pemberangkatan selanjutnya pada hari Minggu, (16/7/2017) apabila cuaca memungkinkan.(*)

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help