TribunTimur/
Home »

Gowa

Simposium FIKP Unhas Tampilkan 103 Pemakalah Internasional

Simposium tersebut mengangkat tema Percepatan Pembangunan Ekonomi Kelautan Berkelanjutan di Era Persaingan Global dan Perubahan Iklim.

Simposium FIKP Unhas Tampilkan 103 Pemakalah Internasional
HANDOVER
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menggelar simposium nasional dan Internasional. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menggelar simposium nasional dan Internasional.

Simposium yang ke empat kalinya tersebut digelar di Hotel Harper selama dua hari (19–20 Mei 2017) dengan menghadirkan 103 pemakalah internasional dan 166 pemakalah nasional.

Tampil sebagai pembicara kunci Internasional Deputi bidang kemaritiman dan sumberdaya bappenas Dr Ir Gellwynn DJ Hamzah MSc, Prof Dr M Ikhwanuddin dari Universiti Malaysia Terengganu, Prof Kent Schroeder Director International Development Project Canada.

Serta Prof Dr Ir Andi Akhmad Mustafa, MP dari Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan dan juga Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas.

Pembicara kunci Nasional Prof Dr Ir Rohmin Dahuri MS, Ketua Masyarakat Akuakultur Indonesia, Dr Ir Ridwan Djamaluddin MSi. Deputi III Bidang Infrastruktur Kemenko Kemaritiman, Prof Dr Ir Indra Jaya, Ketua Komnas Kajiskan RI, Prof Dr rer Nat Muh Aris Marfai, Dekan fakultas geografi UGM.

Simposium tersebut mengangkat tema Percepatan Pembangunan Ekonomi Kelautan Berkelanjutan di Era Persaingan Global dan Perubahan Iklim.

“Era globalisasi dan perubahan iklim dewasa ini menjadi tantangan besar bagi Indonesia dan negara-negara lain di dunia yang saling terhubung dan tergantung. Indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara lain dalam ekonomi berbasis pengetahuan (knowlwdge-based economy) di tengah ancaman perubahan iklim,” jelas Ketua Panitia Simposium Prof Yushinta Fujaya, MSi.

Yang menarik, pada simposium kali ini akan menampilkan bincang bisnis yang menampilkan praktisi bisnis perikanan yaitu Dr Hasanuddin Atjo dari Shrimp Club Indonesia, Bapak Wita Setioko dari Asosiasi Pengusaha Rajungan Indonesia, dan Bapak Tigor Cendarma, CEO dari PT Bogatama Marinusa yang telah meluangkan waktunya.

“Bincang bisnis ini untuk memperluas jaringan kerjasama Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan di era Unhas PTNBH,” kata Dekan FIKP Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa M.Sc.

Selain itu, makalah yang dipresentasekan di simposium, selain dimuat di prosiding juga nantinya dapat dimuat di jurnal internasional dan nasional seperti: Aquacultura Indonesiana, Jurnal Akuakultur Indonesia, Bioflux, Biodiversity, Marine Research Indonesia, Torani, Jurnal Iptek, serta Spermonde.

Jumlah pendaftar baik sebagai pemakalah maupun sebagai peserta biasa hingga hari ini sebanyak 425 orang yang berasal dari 48 institusi dalam dan luar negeri, yakni 37 institusi perguruan tinggi

Diantaranya empat perguruan tinggi dari Malaysia, yaitu: University Malaysia Terengganu, University Malaysia, International Islamic University Malaysia (IIUM), Juga ada dari LSM, seperti: WWF Indonesia-Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Lintas Ekowisata Indonesia, Nypah Indonesia, Shark Diving Indonesia, Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan Perikanan (LSP-KP).(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help