TribunTimur/

Erni, 'Pahlawan' Pertanian Enrekang yang 'Lupa Pendamping Hidup'

Perjuangan dan kesabarannya selama sembilan tahun mengabdi sebagai penyuluh pertanian lepas di desa-desa akhirnya membuahkan hasil.

Erni, 'Pahlawan' Pertanian Enrekang yang 'Lupa Pendamping Hidup'
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Erni 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) Enrekang, Erni (33), sedang bergembira.

Hari ini, Rabu (19/4/2017), namanya termasuk dalam daftar THLTBPP yang diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Perjuangan dan kesabarannya selama sembilan tahun mengabdi sebagai penyuluh pertanian lepas di desa-desa akhirnya membuahkan hasil.

"Ini menjadi sebuah kesyukuran, saya tidak pernah menyangka bakal diangkat menjadi PNS, tapi hari ini jadi kenyataan," kata Erni kepada TribunEnrekang.com, Rabu (19/4/2017).

Gadis kelahiran Salokaraja, 11 Juni 1983, tersebut, menceritakan bagaimana suka dukanya selama sembilan tahun menjadi penyuluh pertanian lepas.

Menurut Erni, menjadi penyuluh pertanian lepas tidaklah mudah, apalagi dirinya seorang perempuan.

Itu karena dirinya harus bergelut dengan terik matahari dan berjalan ke wilayah perkebuanan warga hampir tiap harinya.

Belum lagi jika kebun dari para petani letaknya jauh dan harus mendaki perbukitan serta diguyur hujan deras.

"Dalam kondisi seperti itu, saya tidak boleh menyerah, pokoknya tetap semangat jalankan tugas," ujar alumni Jurusan pertanian, sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) Gowa ini.

Ia bahkan sering menginap di rumah warga ataupun rumah kebun warga jika kemalaman saat bertugas.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help