TribunTimur/

Kemenag Sulsel Buka Rekrutmen Calon Petugas Haji, Ini Persyaratannya dan Caranya

pendaftaran calon petugas haji berlangsung selama empat hari mulai 18 - 21 April 2017.

Kemenag Sulsel Buka Rekrutmen Calon Petugas Haji, Ini Persyaratannya dan Caranya
TRIBUN TIMUR/ARDY MUCHLIS
Pembimbing Haji kloter 1, Muammar Bakrie 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman

TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sulsel, membuka rekrutmen calon petugas yang akan menyertai jamaah haji 2017.

Kasi haji kemenag Soppeng Abdul. Muin, Selasa (18/4/2017) mengatakan, pendaftaran calon petugas haji berlangsung selama empat hari mulai 18 - 21 April 2017.

Rekrutmen calon petugas terbagi atas tiga bagian yaitu Tim Pemandu Haji Indonesia (TPIH), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan PPIH Arab Saudi / non kloter.

Beberapa persyaratan untuk TPIH seperti usia 25 tahun, S1 jurusan keagamaan, masa kerja 10 tahun, usia 25 tahun, pegawai kemenag, diutamakan sudah menunaikan ibadah haji, memahami manasik haji, memiliki kemampuan manajerial dan koordinasi kepemimpinan, diutamakan mampu bahasa arab dan inggris.

Sementara untuk TPIHI persyaratannya yaitu laki - laki / perempuan, usia minimal 30 tahun dan maksimal 65 tahun, pendidikan S1 keagamaan atau kemampuan sederajat, sudah menunaikan ibadah haji, masa kerja minimal 10 tahun, memiliki kemampuan dibidang bimbingan ibadah dan manasik, diutamakan memiliki sertifikat pembimbing, dan mampu bahasa arab dan inggris.

Persyaratan PPIH Arab Saudi yaitu warga negara indonesia, islam, usia 25 - 55 tahun, sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan keterangan dokter, memiliki kompetensi dan keahlian dibidang tugas, bersedia tidak melaksanakan haji bagi yang sudah berhaji, memiliki integritas, PNS Kemenag, masa kerja minimal 5 tahun, diusulkan pimpinan instansi, tidak terlibat proses hukum, dan mampu baca Al Quran.

Bagi peserta yang berminat untuk ikut seleksi, agar segera memasukkan surat permohonannya ke Kementrian Agama (Kemenag) Soppeng.

Penulis: Sudirman
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help