LMP Sulsel Minta Gubernur Segera Tangani Kisruh Lembaga Adat di Gowa
Gubernur Sulsel Syahrul YL harus turun tangan secepatnya sebelum adanya korban jiwa
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Konflik antara keluarga kerajaan Gowa dan Bupati Gowa Adnan Purichta IYL menjadi perhatian dari sejumlah kalangan.
Konflik yang menyebabkan bentrok fisik antara dua kubu tersebut diminta untuk segera diselesaikan.
Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih Sulawesi Selatan, Andi Nur Alim, mengaku prihatin atas kejadian tersebut.
Dia berharap Gubernur Sulsel, Syahrul YL yang juga paman dari Bupati Gowa, Adnan IYL turun tangan.
"Gubernur Sulsel Syahrul YL harus turun tangan secepatnya sebelum adanya korban jiwa. Jangan sampai rakyat kecil yang dirugikan menjadi tumbal dalam masalah ini," katanya Selasa (13/9).
Menurutnya, masalah ini harus dikomunikasikan dengan baik bukan dengan mempertontonkan kekerasan.
"Kenapa kita harus melupakan adat kita dimana orang Gowa mengedepankan sikap sipakatau, sipakainga dan sipakalebbi,".
Andi Nur juga meminta aparat kepolisian dan TNI untuk bersikap netral dalam menangani konflik antara keluarga kerajaan dan Pemkab Gowa.
Sementara itu, kondisi disekitar Balla Lompoa pasca bentrok masih dijaga sejumlah massa Pemkab Gowa, polisi dan Brimob Polda Sulsel. Bahkan anggota Intel dari Polda turun langsung memantau situasi dari luar area.