Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Waspada, Iming-iming Langsing Dalam Waktu Singkat

Berat badan memang turun, tetapi dijamin akan naik kembali dengan cepat.

Tayang:
Editor: Ina Maharani

TRIBUN-TIMUR.COM -- Di zaman serba instan ini hampir semua orang menyukai hasil yang cepat. Demikian juga dengan urusan penurunan berat badan. Padahal kenaikan berat badan itu berlangsung pelan tetapi pasti. Logikanya, penurunan berat badan juga perlu waktu yang pelan, tetapi pasti.


Penurunan berat badan yang sehat dengan hasil permanen membutuhkan perubahan gaya hidup sehat yang konsisten dijalankan dalam jangka panjang. Dibutuhkan waktu dan kesabaran untuk mendapatkan penurunan berat badan yang permanen itu.

Buat orang yang tak sabar dengan proses penurunan berat badan sehat, promosi diet penurunan berat badan kilat selalu menarik perhatian. Sama dengan penurunan yang terjadi secara kilat, kenaikan berat badan juga terjadi secara kilat. Mungkin kenaikan berat badan itu lebih banyak dari yang diturunkan sebelumnya. Diet sejenis ini disebut ahli gizi, fad diet.

Anda wajib kritis dengan aneka tawaran diet yang berseliweran di media massa. Termasuk juga diet yang dilakukan oleh para pesohor dunia. Sudah mahal, hasilnya belum tentu permanen.

Berikut ini adalah poin yang untuk tahu ciri-ciri diet instan:

1. Menjanjikan hasil too good to be true

Hati-hati dengan sebuah program yang menjanjikan hasil terlalu spektakuler dan kedengarannya terlalu bagus untuk jadi nyata, misalnya menurunkan berat badan 15 kg dalam 30 hari saja tanpa olah raga. Padahal, semakin cepat berat badan turun, semakin cepat berat itu akan kembali.

Fad diet jarang ada yang memberikan hasil permanen. Diet seperti ini umumnya akan membawa kita ke sebuah siklus penurunan dan kenaikan berat badan lagi yang disebut sindrom yoyo. Hanya lima persen pelaku fad diet yang berhasil mempertahankan tubuh langsingnya dalam jangka panjang.

2. Membatasi pilihan makanan

Fad diet seringkali membatasi pilihan makanan yang bisa dimakan. Hati-hati pembatasan makanan ini bisa menyebabkan tubuh kita kekurangan nutrisi karena tubuh kita butuh vitamin dan mineral dari banyak bahan makanan.

Di samping itu, membatasi pilihan makanan akan membuat kita jadi bosan dan kangen untuk menyantap makanan yang dipantang. Akhirnya kita jadi tergoda meninggalkan diet tersebut.

3. Tidak ada bukti ilmiah, hanya testimoni

Aneka jenis diet instan umumnya menggunakan testimoni dari pelaku yang dinilai sukses menjalankan diet tersebut. Diet tersebut jadi tampak glamor karena dilakukan oleh selebriti, misalnya Oprah Winfrey, Gwyneth Paltrow, Jennifer Aniston, dan lain-lain.

Belakangan ada kabar Gwyneth Paltrow menderita kekurangan vitamin karena menjalani diet makrobiotik.

4. Cocok untuk siapa saja

Pemasar fad diet sering membuat klaim bahwa program diet mereka cocok untuk siapa saja tanpa memandang bentuk tubuh, kepribadian dan berat badan.

Sumber: Sehatnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved