Sudah 2 Kali Balai Kota Makassar Dibobol
Pembobolan oleh maling di Kantor Arsip, Perpustakaan, dan Pengolahan
Penulis: Edi Sumardi | Editor: Muh. Taufik
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM – Pembobolan oleh maling di Kantor Arsip, Perpustakaan, dan Pengolahan Data Kota Makassar di Balai Kota Makassar, Sabtu (16/2/2013), bukan kali pertama terjadi.
Pembobolan balai kota juga pernah terjadi pada September 2010. Pelaku membobol Kantor Badan Ketahanan Pangan Kota Makassar. Saat itu pelaku menggasak telepon seluler, komputer jinjing, dan uang tunai Rp 1,3 juta.
Di kantor arsip, maling menggasak satu komputer jinjing merek Lenovo dan kamera saku merek Canon raib. Pelaku masuk ke kantor dengan cara merusak pintu. Kerugian mencapai jutaan rupiah.
Atas kasus ini, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Makassar berjanji meningkatkan pengamanan di balai kota. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Alham Arifin mengatakan, pengamanan di kantor ini telah berjalan sesuai prosedur tetap.
“Sesuai prosedur tetap, petugas berpatroli setiap dua jam pada siang dan malam selama 24 jam,” kata Alham saat dikonfirmasi.
Saat pembobolan terjadi, Alham mengaku 11
polisi pamong praja sedang bertugas. Dari 11 personel tersebut, terdapat empat
provost dan empat personel biasa.(*)