Mahasiswa KKN Ditarik dari Perbatasan
Tribun Timur - Selasa, 11 Desember 2012 08:29 WITA
Share |
Laporan: La Nane, mahasiswa fakultas  Ilmu Kelautan dan Perikanan Univertsitas  Hasanuddin dari Pulau Sebatik, Nunukan Kalimantan Timur. Kec Sebatik Tengah Perbatasan Malaysia Indonesia.

Nunukan, Kalimantan timur (9/12/12). Kepala Unit pelaksana Teknis (UPT) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas hasanuddin telah resmi menarik mahasiswa KKN unhas dari kawasan perbatasan. Hal itu disampaikan secara langsung oleh kepala UPT KKN Unhas Pak Hasrullah di depan sejumlah tokoh adat, Kepala camat, kepala desa, TNI dan seluruh mahasiswa KKN unhas malam tadi di depan Kantor kapospol Sei Nyamuk, kecamatan sebatik tengah saat malam ramah tamah tingkat kecamatan yang dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta.

Acara malam ramah tamah tersebut merupakan rangkaian acara penarikan mahasiswa KKN Unhas dan Recovery Adict Badan Narkotika Nasional (BNN) dari lokasi KKN di pulau sebatik. Mahasiswa KKN Unhas yang ber-KKN disebatik menempati 5 desa  yaitu desa Aji Kuning, Desa pancang, Desa Bukit aru Indah, Desa seberang dan Kecamatan Sei Nyamu. Malam ramah tamah tersebut sekaligus peresmian penarikan mahasiswa KKN unhas dari Kepala Unit Pelaksana teknis KKN Unhas. Dan kali acara penarikan KKN Unhas sangat berbeda dengan penarikan mahasiswa KKN yang lain.

Pasalnya Direktur pascarehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Bapak Suryono telah menyemparkan diri untuk  ikut dalam acara penarikan mahasiswa KKN Unhas. Dalam sambutannya beliau memaparkan bahwa mahasiswa KKN Unhas telah mampu membuktikan eksistensinya dengan baik karena telah sukses berbaur dengan masyarakat. “Mahasiswa KKN unhas telah mampu berbaur dengan masyarakat dan dekat dengan masyarakat” Ujarnya saat membawa sambutan. Saat Beliau menyaksikan secara langsung ketika siswa siswa SMP 2 dan penarisebatik tengah dengan muka merah dan air mata berlinang sambil memeluk pelatihnya saudari Mardiana.

Selain itu dalam acara penarikana yang dirangkai dengan acara malam ramah tamah tersebut Kapospol Kecamatan Sei Nyamuk memaparkan bahwa KKN unhas di sebatik membawa berkah bagi aparat kepolisian Sei Nyamuk. “KKn unhas dan BNN di pulau dsebatik memberikan berkah bagi kami” ujarnya saat memberi sambutan di hadapan peserta penarikan KKN Unhas.  Pasalnya berkat kegiatan KKN unhas dan BNN yang active mensosialisasikan bahaya narkoba dan banyaknya Narkoba yang beredar di Pulau sebatik membuat pihak kepolisian termotivasi untuk melakukan kegiatan pencegahan narkoba. Karena kawasan pulau sebatik yang merupakan kawasan pintu gerbang yang sanagat strategis untuk distribusi dengan Negara Malaysia. Beliau juga menambahkan bahwa “Kami baru saja berhasil mencegah atau menangkap pengedar narkoba sebesar 6,4 kg di pulau sebatik dan 3 Kg ganja di kabupaten nunukan”.

Penulis : Citizen Reporter
Editor : Ina Maharani

karebosi