Muspida Sulsel Rapat Tertutup di Rujab
Tribun Timur - Senin, 11 Juni 2012 14:54 WITA
Berita Terkait
- Pendemo "Serbu" Kantor DPRD Provinsi Sulsel
- 1.445 Calhaj Sulsel Terpangkas Mulai Dibahas
- Polda Sulsel: Tidak Ada Penyiksaan
- Cerita Kapolda yang Dilempari Batu oleh Demonstran
- Ketua Dewan Koperasi Sulsel Dukung SUKA
- 29 Juni, Murid SD di Makassar Terima Rapor
- Ini Wilayah di Sulsel yang Alami Hujan di Musim Kemarau
- Kapolda 'Baru" Sulsel Tetap Pakai Ponsel Putih..
- Rabu Dilantik, Jumat Kapolda Sulsel Perpisahan
- Kejati Sulsel Pastikan Tahan Opu Tenriadjeng
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Sulsel, menggelar rapat
tertutup di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (11/6/2012).
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, yang ditemui usai rapat, mengatakan, fokus yang dibahas dalam rapat tersebut adalah bagaimana menyikapi penghematan energi dan BBM.
Pejabat-pejabat pemerintah, TNI dan kepolisian dan semua pihak bisa menjadi contoh yang baik dalam penanganan-penanganan masalah penghematan BBM.
"Kita sudah melakukan sosialisasi dan semua jalan. TNI dan polisi sudah mulai bergerak, kita menjaga agar tidak terjadi penimbunan dan lain-lain yang memungkinkan hal ini menjadi persoalan-persoalan ke depan," ujarnya.
Ia mengungkapkan, aparat keamanan juga melakukan pengamanan di SPBU, tetapi tidak secara terbuka. Artinya, penanganan masih dalam wilayah masing-masing. Kapolsek dan koramil menugaskan secara fungsional.
Tetapi, eskalasinya meningkat dan mengkhawatirkan, jajaran muspida akan berembuk kembali untuk memutuskan terkait penjagaan SPBU.(*)
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, yang ditemui usai rapat, mengatakan, fokus yang dibahas dalam rapat tersebut adalah bagaimana menyikapi penghematan energi dan BBM.
Pejabat-pejabat pemerintah, TNI dan kepolisian dan semua pihak bisa menjadi contoh yang baik dalam penanganan-penanganan masalah penghematan BBM.
"Kita sudah melakukan sosialisasi dan semua jalan. TNI dan polisi sudah mulai bergerak, kita menjaga agar tidak terjadi penimbunan dan lain-lain yang memungkinkan hal ini menjadi persoalan-persoalan ke depan," ujarnya.
Ia mengungkapkan, aparat keamanan juga melakukan pengamanan di SPBU, tetapi tidak secara terbuka. Artinya, penanganan masih dalam wilayah masing-masing. Kapolsek dan koramil menugaskan secara fungsional.
Tetapi, eskalasinya meningkat dan mengkhawatirkan, jajaran muspida akan berembuk kembali untuk memutuskan terkait penjagaan SPBU.(*)
Penulis : Syaekhuddin
Editor : Ridwan Putra
