Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kadis Kesehatan Sulsel Diperiksa Malam Hari

Proses pemeriksaan terhadap dokter pribadi Gubernur Sulsel Syahrul yasin Limpo ini digelar, Senin (14/5/2012) sekitar pukul 19.15 wita

Tayang:
Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim penyidik bagian pidana khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan rupanya "diam-diam" melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Kesehatan Sulsel drg Rachmat Latief, malam hari, Senin (14/5/2012).

Rahmat terjerat dalam kasus dugaan tindak pidana pungutan liar (pungli) terhadap ribuan perawat yang tersebar di 24 Kabupaten di Sulsel untuk mendapatkan surat izin perawat (SIP).

Berdasarkan data sebelumnya, dugaan tindak pidana pungli untuk penerbitan SIP tersebut ditaksir merugikan negra senilai Rp 400 juta lebih sejak 2008 hingga 2010 silam.

Proses pemeriksaan terhadap dokter pribadi Gubernur Sulsel Syahrul yasin Limpo ini digelar, Senin (14/5/2012) sekitar pukul 19.15 wita oleh jaksa penyidik bagian pidana khusus Kejati Sulsel bernama Ginanjar Cahya.

“Memang betul yang bersangkutan diperiksa, namun bukan malam hari. Melainkan Rachmat diperiksa mulai pukul 15.00 wita hingga malam hai atau sehabis salat magrib,” tegas Asisten Pidana Khusus Kejati Sulsel Chaerul Amir, saat dikonfirmasi di kantornya oleh sejumlah awak media, Selasa (15/5/2012).

Mantan Kajari Tangerang ini membantah jika pihaknya dituding melakukan unsur kesengajaan dalam melakukan pemeriksaan terhadap orang nomor satu di Dinkes Sulsel yang digelar di malam hari.

“Yang bersangkutan diperiksa sampai malam karena beliau datang pada sore hari dan kemungkinan keterlambatannya karena saksi memiliki kegiatan lain di institusinya,” terang Chaerul.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved