Jumat, 19 Desember 2014
Tribun Timur

Penyebab Fitur Timeline di Facebook Kurang Diminati

Selasa, 31 Januari 2012 08:10 WITA

Penyebab Fitur Timeline di Facebook Kurang Diminati
mark Zuckerberg mengaku, facebook buatannya masih jauh lebih baik dari akun sosial google+

TRIBUN-TIMUR.COM -- Fitur Timeline di Facebook menurut survei kurang diminati para pengguna. Padahal fitur itu merupakan bagian dari usaha perombakan besar-besaran terhadap tampilan Facebook. Fitur Timeline memungkinkan pesan, komentar, foto, dan semua postingan terpublikasi berurutan berdasarkan tanggal.  

Mengapa fitur tersebut kurang diminati?

Ide untuk membuat "kisah hidup" virtual ini dicetuskan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg sejak tahun 2004. Itu berarti, sejak Facebook didirikan, Zuckerberg sudah ingin menerapkan fitur serupa timeline untuk merekam kehidupan penggunanya dalam bentuk virtual. Namun, nampaknya konsep ini masih belum bisa diterima oleh para pengguna Facebook.

Sebuah survei terhadap 4000 pengguna Facebook yang dilakukan oleh Sophos menemukan bahwa hanya 8 persen dari jumlah responden yang menyukai perubahan tampilan profil mereka. Siasanya, lebih memilih tampilan lama daripada fitur timeline.

Masih dari survei yang sama, sebanyak  51 persen di antara responden berpendapat bahwa mereka khawatir atas format baru profil mereka. Para kritikus mengklaim, kekhawatiran tersebut muncul karena pengguna takut privacy-nya terganggu, karena semua alur hidupnya bisa terpublikasi dengan jelas.

Misalnya saja, orang lain bisa melihat kapan seseorang berpacaran dengan seseorang, kapan mereka putus, bahkan pesan-pesan cinta di masa lalu pun bisa diakses. Foto-foto lama yang mungkin memalukan dilihat di masa kini, juga dengan mudah terlihat oleh orang lain.

Menanggapi pernyataan ini, juru bicara Facebook mengatakan, Timeline tidak mengubah aturan privacy yang sudah dilakukan oleh pengguna untuk tampilan Facebook sebelumnya. Jadi, jika pengguna memilih untuk menyembunyikan foto, data pribadi, dan postingan apapun dari profilnya, maka pengguna lain yang bukan temannya tetap tak akan bisa mengakses postingan-postingan tersebut.

Dan pernyataan ini memang benar. Jika anda memang mengatur agar semua data pribadi anda terkunci, dan tidak bisa dilihat oleh orang yang belum menjadi teman anda, maka tampilan profil anda tetap akan terkunci seperti tampilan lama.

Anda bisa klik tulisan "Activity Log" di bawah foto cover profil Facebook, lalu mengatur postingan mana saja yang bisa dilihat oleh orang lain, selain teman anda. Memang, aktifitas menyortir postingan hingga beberapa tahun ke belakang akan melelahkan. Apalagi, jika anda memang pengguna Facebook aktif. Namun, anda bisa menikmatinya sambil mengenang masa lalu, dan akan puas melihat hasilnya karena anda bisa menyembunyikan hal-hal yang sudah tidak ingin anda publikasikan lagi.

Paul Bradshaw, profesor tamu di pada program jurnalisme online di City University London mengatakan bahwa Facebook Timeline bisa mengingatkan orang untuk lebih peduli atas apa yang mereka posting di saat ini.

"Saya pikir timeline menyentuh masalah yang lebih luas bahwa ketika menggunakan situs media sosial, anda harus mengingat siapapun bisa mengakses informasi tersebut," ungkapnya.

Maka, bijaklah menggunakan sosial media agar tidak banyak hal yang akhirnya harus anda hapus kembali. Suka atau tidak suka, beberapa minggu lagi, Facebook akan "memaksa" penggunanya mengubah tampilan profil dengan memanfaatkan fitur Timeline ini.

Editor: Ina Maharani
Sumber: Tribunnews.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas