Senin, 27 April 2015

Penyebab Fitur Timeline di Facebook Kurang Diminati

Selasa, 31 Januari 2012 08:10

Penyebab Fitur Timeline di Facebook Kurang Diminati
mark Zuckerberg mengaku, facebook buatannya masih jauh lebih baik dari akun sosial google+

TRIBUN-TIMUR.COM -- Fitur Timeline di Facebook menurut survei kurang diminati para pengguna. Padahal fitur itu merupakan bagian dari usaha perombakan besar-besaran terhadap tampilan Facebook. Fitur Timeline memungkinkan pesan, komentar, foto, dan semua postingan terpublikasi berurutan berdasarkan tanggal.  

Mengapa fitur tersebut kurang diminati?

Ide untuk membuat "kisah hidup" virtual ini dicetuskan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg sejak tahun 2004. Itu berarti, sejak Facebook didirikan, Zuckerberg sudah ingin menerapkan fitur serupa timeline untuk merekam kehidupan penggunanya dalam bentuk virtual. Namun, nampaknya konsep ini masih belum bisa diterima oleh para pengguna Facebook.

Sebuah survei terhadap 4000 pengguna Facebook yang dilakukan oleh Sophos menemukan bahwa hanya 8 persen dari jumlah responden yang menyukai perubahan tampilan profil mereka. Siasanya, lebih memilih tampilan lama daripada fitur timeline.

Masih dari survei yang sama, sebanyak  51 persen di antara responden berpendapat bahwa mereka khawatir atas format baru profil mereka. Para kritikus mengklaim, kekhawatiran tersebut muncul karena pengguna takut privacy-nya terganggu, karena semua alur hidupnya bisa terpublikasi dengan jelas.

Misalnya saja, orang lain bisa melihat kapan seseorang berpacaran dengan seseorang, kapan mereka putus, bahkan pesan-pesan cinta di masa lalu pun bisa diakses. Foto-foto lama yang mungkin memalukan dilihat di masa kini, juga dengan mudah terlihat oleh orang lain.

Menanggapi pernyataan ini, juru bicara Facebook mengatakan, Timeline tidak mengubah aturan privacy yang sudah dilakukan oleh pengguna untuk tampilan Facebook sebelumnya. Jadi, jika pengguna memilih untuk menyembunyikan foto, data pribadi, dan postingan apapun dari profilnya, maka pengguna lain yang bukan temannya tetap tak akan bisa mengakses postingan-postingan tersebut.

Halaman12
Editor: Ina Maharani
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas