Pupuk Urea Langka di Bone
musim ini, pupuk tersebut sangat dibutuhkan petani.
Tayang:
Penulis: Mahyuddin | Editor: Ina Maharani
Watampone, Tribun-timur.com -- Sejumlah petani dibeberapa kecamatan dikabupaten Bone
mulai merasakan kesulitan mendapatkan pupuk utamanya jenis pupuk Urea
dan SP 36. Padahal musim ini, pupuk tersebut sangat dibutuhkan petani.
Seperti yang terjadi di Kecamatan Palakka, Lappa Riaja, Awangpone, dan Kahu. Kelangkaan kedua jenis pupuk tersebut cukup dikeluhkan pasalnya, petani baru saja menanam tanaman padinya sehingga sangat membutuhkan pupuk terutama pupuk Urea.
Selain langka, harga pupuk jenis Urea juga sangat dikeluhkann oleh para petani yang mengalami lonjakan harga yang diduga sengaja dimamfaatkan oleh distributor. Dari informasi yang diperoleh, harga pupuk yang awalnya hanya Rp 80 ribu persak namun sesuai kesepakatan pemerintah per awal januari harga dinaikkan menjadi Rp 90 ribu per sak. Sehingga diduga distributor pupuk di Kabupaten Bone sengaja menimbun untuk menunggu kelonjakan harga pupuk
Menurut salah satu warga Desa Melle, Kelurahan Palakka, kelangkaan ini sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir ini. Ia juga menambahkan, para petani di desanya sudah mengeluh dan resah akibat belum terpenuhinya permintaan pupuknya mengingat usia tanaman padi para petani sudah sangat membutuhkan pupuk jenis urea dan suplemen tambahan SP 36 sehingga terancam gagal panen.
Seperti yang terjadi di Kecamatan Palakka, Lappa Riaja, Awangpone, dan Kahu. Kelangkaan kedua jenis pupuk tersebut cukup dikeluhkan pasalnya, petani baru saja menanam tanaman padinya sehingga sangat membutuhkan pupuk terutama pupuk Urea.
Selain langka, harga pupuk jenis Urea juga sangat dikeluhkann oleh para petani yang mengalami lonjakan harga yang diduga sengaja dimamfaatkan oleh distributor. Dari informasi yang diperoleh, harga pupuk yang awalnya hanya Rp 80 ribu persak namun sesuai kesepakatan pemerintah per awal januari harga dinaikkan menjadi Rp 90 ribu per sak. Sehingga diduga distributor pupuk di Kabupaten Bone sengaja menimbun untuk menunggu kelonjakan harga pupuk
Menurut salah satu warga Desa Melle, Kelurahan Palakka, kelangkaan ini sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir ini. Ia juga menambahkan, para petani di desanya sudah mengeluh dan resah akibat belum terpenuhinya permintaan pupuknya mengingat usia tanaman padi para petani sudah sangat membutuhkan pupuk jenis urea dan suplemen tambahan SP 36 sehingga terancam gagal panen.