Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rumah Sakit Dadi Butuh 500 Perawat Orang Gila

Rumah Sakit Dadi Butuh 500 Perawat Orang Gila

Tayang:
Editor: Muh. Irham
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Rumah Sakit Dadi (Stroke Center) Makassar, membutuhkan tambahan 500 perawat jiwa karena jumlah perawat saat ini tidak seimbang dengan jumlah pasien.
    
Direktur Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut Drg. Ayunsri Harahap di Makassar, Jumat, mengatakan, jumlah pasien tidak pernah berkurang bahkan bertambah.
    
Hingga kini jumlah pasien penyakit jiwa mencapai 780 orang, bahkan bulan lalu mencapai 900 orang. Sementara jumlah perawat jiwa hanya sebanyak 150 orang.
    
"Paling tidak 500, sekarang ini 300 perawat tapi termasuk perawat stroke, rawat jalan, narkoba dan AIDS. 20 perawat diantaranya akan memasuki masa pensiun dalam dua bulan ke depan," katanya usai peninjauan pengembangan rumah sakit oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.
    
Untuk sementara, pihaknya menggunakan tenaga perawat sistem kontrak yang dibiayai dari pendapatan rumah sakit. Terkait kekurangan tenaga perawat ini, ia berharap pemerintah meniadakan moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil.
    
Selain perawat, pihaknya juga telah mengajukan permintaan pemasangan sistem informasi internal rumah sakit berjaringan. "Mudah-mudahan tahun ini disetujui pemasangan jaringan sistem informasi internal karena informasi rumah sakit terutama terkait rekam medik pasien sangat rahasia kecuali untuk dokter dan pasien," katanya.
     
Sistem informasi jaringan dalam rumah sakit katanya baru digunakan pada rekam medik dan data Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang terintegrasi dengan pusat.
    
Sistem ini, katanya, tidak begitu sulit dipasang tapi mengingat lokasi ruangan dalam rumah sakit yang berjauhan perlu anggaran cukup banyak dan harus dibicarakan dengan pemerintah. "Kami berharap pengajuan ke gubernur disetujui," ujarnya.
    
Hal lain yang menjadi kendala dalam pengembangan rumah sakit ini adalah empat bangsal peninggalan Belanda yang tidak boleh disentuh karena menjadi cagar budaya. Usia keempat bangsal yang diperkirakan 100 tahun itu membutuhkan pemeliharaan gedung dua kali lipat lebih banyak. "Kami mengusulkan untuk membangun bangunan baru yang tertata disampingnya," katanya.  (*/tribun- timur.com)
Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved