Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perkelahian Maut di depan MTos

Pelaku pun Babak Belur Ditimpuki Batu dan Kayu

Si pelaku penikaman lima warga itu akhirnya diamankan polisi dan dilarikan ke ke Rumah Sakit Bayangkara di Jl A Mappaoddang..

Tayang:
Penulis: Mahyuddin | Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaku penikaman brutal di sekat Mtos Jl Perintis Kemerdekaan, Gulo (28), warga BTN Sudiang, akhirnya diringkus warga saat didapati berusaha melarikan diri disebuah mobil angkutan kota atau pete-pete jurusan BTP-Pasar Sentral yang berhenti di depan traffight light menunggu lampu hijau menyala.


Wulo tak bisa lagi berkutik setelah puluhan warga yang membawa balok kayu dan batu menghajarnya hingga babak belur. Berkat kesigapan polisi, Gulo masih bisa diselamatkan dari amukan amarah warga. Si pelaku penikaman lima warga itu akhirnya diamankan polisi dan dilarikan ke ke Rumah Sakit Bayangkara di Jl A Mappaoddang..

selain itu, polisi juga mengamankan delapan botol minuman keras hasil pesta minuman keras pelaku bersama rekan-rekannya. Sementara para korbannya dilarikan ke rumah sakit terdekat, di RSU Wahidin Sudirohusodo.

Sejumlah pihak keluarga korban tewas tampak berduka dan histeris mendapati kerabatnya tewas mengenaskan usai terkena tikaman si pelaku. Korban meninggal berada di ruang mayat Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo.

Korban amukan si Gulo yaitu, Edi, Zaldi dan Aldi memiliki hubungan keluarga. Mereka kerap menjadi juru penyebarangan atau penawar jasa penyebarangan kendaraan yang hendak melintas di JL Perintis Kemerdekaan. Terkadang juga mereka menawarkan jasa membawa belanjaan pengunjung Mtos.

Sementara korban lainnya, Syamsu Alam, adalah pensiunan polisi dan security di salah satu perusahaan pabrik gula di Makassar. Syamsu meninggalkan dua putri.

Kepala Kepolisian Sektor Tamalanrea Kompol Amiruddin yang ditemui di Rumah Sakit menjelaskan pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait kasus tersebut karena pelaku masih kritis di Rumah Sakit Bahayangkara akibat amukan massa.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved