Pembangunan Pelabuhan Makassar Dimulai 2012
Proyek pengembangan Pelabuhan Makassar atau lazim dikenal Makassar New Port segera dimulai.
Penulis: Mansur AM | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Proyek pengembangan Pelabuhan Makassar atau lazim dikenal Makassar New Port segera dimulai.
Direktur Utama (Dirut) baru PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero), Harry Sutanto, menyatakan pihaknya sementara melengkapi berkas administasi untuk proyek yang bernilai miliaran rupiah ini.
"Kalau tidak ada kendala, pembangunan Makassar New Port sudah bisa
dilakukan awal 2012," kata Dirut PT Pelindo IV Persero Makassar, Harry
Sutanto, saat bertemu Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Balai
Kota, Rabu (7/9/2011) Harry memboyong sejumlah stafnya bertemu Ilham.
Ditargetkan, pengerjaan fisik reklamasi mulai dilaksanakan pada awal
2012. Ilham memberi apresiasi atas rencana dirut baru PT Pelindo IV ini. Harry menggantikan Alfred Natsir 27 Juli lalu.
Menurut Ilham, pengembangan Pelabuhan Makassar sangat mendesak.
Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel ini mengkhawatirkan, daya tampung
terminal peti kemas yang terus tumbuh sekitar 10-20 persen per tahunnya
akan sulit diatasi, jika pengerjaan proyek ini belum berjalan.
Analisis dampak lingkungan (Amdal) dari Kementerian Lingkungan Hidup sudah terbit beberapa waktu lalu. "Berdasarkan masterplan yang ada sejak 2006 lalu, pengembangan tahap
awal akan dilakukan reklamasi laut seluas 30 hektar diluar pelabuhan
paotere. Beruntunglah daerah ini tidak perlu lagi melakukan pengerukan,
karena kondisi geografisnya yang mendukung," kata Ilham.
Rencananya, pengembangan tahap awal ini akan dilakukan untuk pembangunan
terminal peti kemas dan terminal penumpang, sebab idealnya pelabuhan
moderen harus terpisah mulai dari terminal curah, terminal penumpang dan
terminal peti kemas.
"Jangan seperti kondisi sekarang. Terminal penumpang berdekatan dengan
peti kemas, akibatnya aktifitas penumpang menghambat keluar masuknya
barang," kata Ilham.(*)