Komunitas
Ilham Sambangi Markas Jamaah Tablig Makassar
Ilham Sambangi Markas Jamaah Tablig Makassar
Penulis: Mansur AM | Editor: Muh. Irham
Selain salat berjamaah, Ilham juga melakukan diskusi dengan para jamaah yang berkumpul terkait dengan aktivitas serta perkembangan keislaman di Indonesia sekarang ini.
"Mereka sedang melakukan pertemuan rutin yang setiap tahun dilakukan di sini dan tentunya sebagai tuan rumah, kami selaku pemerintah datang memberi apresiasi kepada mereka " ujar Ilham saat dimintai keterangan sesaat setelah berdialog dengan sejumlah jamaah.
Kelompok Jamaah Tablig yang selalu indentik dengan sorban serta janggut ini terlihat antusias menyambut kedatangan Ilham, bahkan tidak sedikit dari mereka langsung memeluk saat melihat kedatangan Ketua Nasdem Sulsel ini.
"Saat ini citra Islam di mata dunia rusak akibat ulah segelintir kelompok minoritas yang memang menginginkan kondisi tidak kondusif, oleh karena kami mengajak kelompok jamaah tablig ini untuk sama-sama melakukan gerakan penyadaran tentang bagaimana seharusnya menyampaikan dakwah menurut Islam," lanjut Ilham.
Sementara itu, Penanggung Jawab Jemaah Tablig Indonesai Cecep Firdaus saat berdiskusi dengan Ilham mengakui bahwa saat ini ada beberapa kelompok minoritas dalam Islam yang terlalu sempit dalam memaknai arti jihad.
"Akibatnya kebenaran sempit yang mereka pahami terkadang bertabrakan dengan hukum yang dianut oleh negara "ujar Cecep.
"Siapapun itu, meskipun berasal dari jemaah kami, jika terbukti melanggar hukum silahkan diproses sesuai mekanisme " ujar H. Suaib Gani, penanggung Jawab Jamaah tablig untuk Indonesia Timur.
Kehadiran ribuan jemaah Tablig dari berbagai wilayah di Indonesia ini tengah melakukan pertemuan rutin di Makassar. Pertemuan ini akan digelar secara berkelanjutan di kota Mataram dan selanjutnya pertemuan puncak di kota Jakarta.
"Kami memang intens berkomunikasi dan berdikusi mengenai persoalan-persoalan aktual keIslaman, dan meraka banyak membantu pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan suasana kondusif yang selama ini tercipta " ujar Ilham. (*)