Longsor Pangkep
Bantuan dari Makassar Mulai Berdatangan
Hingga pukul 22.15 wita, seperti dilaporkan warga Desa Ballenganging, Wati Tahir Wakka, mobil pemasok bantuan terus berdatangan.
Tayang:
Editor:
Ina Maharani
Laporan; Darwis Ismail
MAKASSAR, TRIBUN -- Sejumlah bantuan untuk korban longsor di Dusun Senggerang, Desa Balleanging, Kecamatan Balocci, Pangkep, Sulsel, Minggu (24/4/2011) malam mulai dipasok ke lokasi bencana.
Hingga pukul 22.15 wita, seperti dilaporkan warga Desa Ballenganging, Wati Tahir Wakka, mobil pemasok bantuan terus berdatangan.
"Mobil truk depsos bertuliskan Tagana sudah dua kali masuk lokasi," kata Wati dalam pesan singkatnya.
Longsor di kampung yang berjarak sekitar 20 km sebelah timur kota Pangkajene, Pangkep, atau 72 km sebelah timur laut Makassar ini, terjadi sekitar pukul 16.30 wita.
Curah hujan yang deras sejak pukul 12.OO siang tadi, menyebabkan sungai Senggerang di kaki Gunung Bulusaraung, Pangkep ini, meluap.
Sebuah tebing curam ambrol dan menyapu setidaknya, 16 rumah warga. Empat korban tewas, adalah masih kerabat. Delapan warga masih dinyatakan hilang.
Sedangakan dua warga yang mengalami luka kritis dilarikan ke RS Wahidin Sudiro Husodo, Makassar. 15 warga lainnya dilaporkan menjalani perawatan di RSUD Pangkep.
Wakapolsek Balocci, AIPTU Saharuddin, mengkonfirmasikan, untuk sementara pencarian korban dihentikan.
Namun proses evakuasi dilanjutkan dengan peralatan serba terbatas.
Pemerintah Pangkep, juga sudah menyalurkan bantuan berupa makanan instan, pakaian, dan tenda-tenda bagi pengungsi.
Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid Batara, petang tadi sudah berada di lokasi.(*)
MAKASSAR, TRIBUN -- Sejumlah bantuan untuk korban longsor di Dusun Senggerang, Desa Balleanging, Kecamatan Balocci, Pangkep, Sulsel, Minggu (24/4/2011) malam mulai dipasok ke lokasi bencana.
Hingga pukul 22.15 wita, seperti dilaporkan warga Desa Ballenganging, Wati Tahir Wakka, mobil pemasok bantuan terus berdatangan.
"Mobil truk depsos bertuliskan Tagana sudah dua kali masuk lokasi," kata Wati dalam pesan singkatnya.
Longsor di kampung yang berjarak sekitar 20 km sebelah timur kota Pangkajene, Pangkep, atau 72 km sebelah timur laut Makassar ini, terjadi sekitar pukul 16.30 wita.
Curah hujan yang deras sejak pukul 12.OO siang tadi, menyebabkan sungai Senggerang di kaki Gunung Bulusaraung, Pangkep ini, meluap.
Sebuah tebing curam ambrol dan menyapu setidaknya, 16 rumah warga. Empat korban tewas, adalah masih kerabat. Delapan warga masih dinyatakan hilang.
Sedangakan dua warga yang mengalami luka kritis dilarikan ke RS Wahidin Sudiro Husodo, Makassar. 15 warga lainnya dilaporkan menjalani perawatan di RSUD Pangkep.
Wakapolsek Balocci, AIPTU Saharuddin, mengkonfirmasikan, untuk sementara pencarian korban dihentikan.
Namun proses evakuasi dilanjutkan dengan peralatan serba terbatas.
Pemerintah Pangkep, juga sudah menyalurkan bantuan berupa makanan instan, pakaian, dan tenda-tenda bagi pengungsi.
Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid Batara, petang tadi sudah berada di lokasi.(*)