Ada Simental Marlboro hingga Limousin, Harga Mulai Rp10 Juta- Rp75 Juta
sapi diperoleh dari berbagai daerah di Sulawesi, bahkan dari Provinsi Maluku.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Waode Nurmin
TRIBUNTIMUR.COM, WAJO – Harga sapi kurban di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) jelang Idul Adha 1447 hijriah beragam.
Mulai dari Rp10 hingga Rp75 juta.
Hal itu diungkap salah satu penjual sapi kurban, Rahmat.
Lokasinya di Kelurahan Pincengpute, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo.
"Kalau harga sapi kurban itu kami banderol dari Rp10 sampai Rp75 juta, tergantung bobotnya," ujarnya kepada Tribun-Timur.com melalui telepon Whatsapp, Rabu (6/5/2026)
Lanjut, kata dia pihaknya saat ini menyediakan kurang lebih 140 ekor sapi kurban untuk dijual.
"Kalau di kandang ada 75 ekor, besok Insya Allah masuk lagi 75 ekor. Jadi total yang akan kami jual sekitar 140 ekor," katanya.
Ia mengaku sapi diperoleh dari berbagai daerah di Sulawesi, bahkan dari Provinsi Maluku.
"Berasal dari berbagai daerah, ada dari Sulawesi Tenggara, Maluku dam kami juga dapatkan dari peternak lokal, Wajo," jelasnya.
Dirinya mengungkap penjualan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Peningkatan penjualan tahun ini meningkat, Alhamdulillah," paparnya.
Dari sisi kualitas, sapi-sapi yang dijual di lokasi itu didominasi jenis sapi Bali.
"Ada beberapa jenis sapi yang kami jual, dominan Sapi Bali. Ada juga Sapi Simental Marlboro dan Sapi Limousin," ungkapnya.
Perawatan sapi dilakukan secara rutin dengan pemberian pakan hijauan sebanyak tiga kali sehari.
Selain itu, kebersihan ternak juga dijaga dengan memandikan sapi setiap tiga hari sekali.
“Pakan kami murni hijauan, tidak ada tambahan ransum. Untuk perawatan, kami juga dibantu beberapa orang tenaga gembala yang setiap hari mengambil pakan,” jelas Rahmat.
Ia menambahkan, ketersediaan pakan sejauh ini masih aman dan tidak mengalami kendala berarti, meskipun kebutuhan cukup besar.
Dari sisi kesehatan hewan, Rahmat memastikan bahwa seluruh sapi yang dijual telah melalui proses pemeriksaan sebelum didatangkan ke Kabupaten Wajo.
Pemeriksaan dilakukan oleh dinas peternakan di daerah asal, seperti Provinsi Maluku dan Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Semua sapi sudah diperiksa sebelum diberangkatkan ke sini dan dilengkapi surat dari dinas peternakan setempat. Untuk pemeriksaan di sini biasanya dilakukan H-7 oleh dinas terkait,” ungkapnya.
Rahmat optimistis penjualan tahun ini akan terus meningkat hingga mendekati hari raya.
Ia menargetkan seluruh stok yang disiapkan dapat terserap pasar.
Olehnya itu, pihaknya berharap momentum Idul Adha tahun ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
"Khususnya bagi pelaku usaha peternakan dan perdagangan hewan kurban di Kabupaten Wajo, semoga menjadi berkah bagi kita semua," tandasnya.
Bagi anda yang ingin membeli Sapi Kurban, silahkan hubungi nomor 0823-3681-9000
| Larangan Keras Vape di Sekolah Wajo Usai Kasus Santri Positif Narkoba dari Liquid Terlarang |
|
|---|
| Harga Ayam di Sidrap Masih Kisaran Rp50-65 Ribu Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Disdikbud Wajo Cetak 2 Rekor Nasional di Hardiknas 2026 Lewat Pakaian Adat |
|
|---|
| Orangtua di Wajo Minta Pemkab dan Polisi Tertibkan Penjual Vape, Imbas Santri Positif Narkoba |
|
|---|
| Harga Sapi Kurban di Luwu Kini Capai Rp 50 Juta Perekor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Harga-Sapi-Kurban-di-Wajo.jpg)