Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Telur Ayam Ras Turun Rp10 Ribu per Rak di Pasar Sentral Makale

Sedangkan ayam merah dijual di kisaran Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram.

Tayang:
Tribun-timur.com/Anastasya Saidong Ridwan
TURUN HARGA - Suasana los ayam potong Pasar Sentral Makale,Jalan Tondon Mamullu, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Jumat (15/5/2026). Saat ini harga Telur dan Ayam terpantau mengalami penurunan harga. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKALE - Harga telur dan ayam potong di Pasar Sentral Makale, Jalan Tondon Mamullu, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terpantau mengalami penurunan, Jumat (15/5/2026).

Penurunan harga terjadi pada telur ayam ras yang kini dijual Rp47 ribu per rak. 

Bulan lalu, harganya mencapai Rp57 ribu per rak.

Harga ayam potong juga mengalami penurunan secara bertahap.

Salah seorang pedagang, Krisdianto, mengatakan ayam putih dengan berat 1,7 kilogram saat ini dijual Rp50 ribu per ekor, sementara ayam putih dengan berat 2 kilogram dijual Rp60 ribu per ekor.

Sedangkan ayam merah dijual di kisaran Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram.

“Kalau sebelumnya ayam harga Rp60 ribu sekarang turun jadi Rp50 ribu, yang Rp70 ribu turun jadi Rp60 ribu. Turunnya harga bertahap, tidak langsung turun ke Rp50 ribu,” ujar Krisdianto saat ditemui di lapaknya.

Sementara itu, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Sentral Makale justru masih tergolong mahal.

Pedagang lainnya, Api’, menyebut harga cabai rawit saat ini berada di angka Rp50 ribu per kilogram.

Kemudian cabai merah dijual Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram, cabai keriting Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram, serta tomat Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.

Untuk komoditas bawang, bawang merah dijual Rp35 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram tergantung jenis dan kualitasnya, bawang putih Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram, dan bawang bombai Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram tergantung mutu barang.

Api’ mengatakan harga bumbu dapur saat ini mengalami kenaikan dipengaruhi kondisi cuaca serta meningkatnya permintaan dari luar daerah.

“Untuk bumbu dapur sekarang masih tergolong naik karena pengaruh cuaca dan banyaknya orderan dari luar daerah,” ujarnya.

Pantauan Tribun Toraja di lokasi, aktivitas jual beli di Pasar Sentral Makale berlangsung normal sejak pagi hari.

Pedagang tampak melayani pembeli yang berbelanja di area pasar untuk membeli kebutuhan pokok dan bahan dapur.

Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terlihat keluar masuk kawasan pasar, sementara para pembeli tampak mendatangi lapak penjual ayam, telur, sayur mayur, hingga bumbu dapur.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved