Dua Mobil Penimbun BBM Subsidi Terbakar, Satu Sopir Melarikan Diri, Satu Menyerah
Peristiwa itu terjadi di Lembang Sangbua, Kecamatan Kesu’, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, RANTEPAO - Kasus kebakaran dua mobil yang diduga digunakan untuk menimbun BBM subsidi jenis Pertalite di Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, mulai menemui titik terang.
Satu dari dua sopir yang sempat melarikan diri setelah mobilnya terbakar, akhirnya menyerahkan diri ke polisi, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.
Sopir mobil Toyota Kijang berinisial NR menyerahkan diri ke Polres Toraja Utara setelah 10 hari kabur pascakebakaran yang terjadi di dekat SPBU Alang-alang, Kecamatan Kesu’.
Peristiwa itu terjadi di Lembang Sangbua, Kecamatan Kesu’, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Kanit II Tipiter Polres Toraja Utara, Ipda Abdy Musrya, mengatakan saat kejadian sopir mobil tidak diketahui keberadaannya.
Polisi sempat menerima informasi bahwa sopir mengalami luka bakar dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Namun setelah dilakukan pengecekan, informasi tersebut tidak ditemukan.
“Waktu itu ada informasi sopir dirawat di rumah sakit karena luka bakar, tetapi setelah kami cek ternyata tidak ada,” kata Abdy, Rabu (20/5/2026).
Setelah beberapa hari dilakukan pencarian, NR yang merupakan warga Tiruran Randanan, Kelurahan Tapparan, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja, akhirnya datang menyerahkan diri ke polisi, Rabu (20/5/2026).
Dalam pemeriksaan awal, NR mengakui dirinya merupakan pelangsir BBM subsidi yang kemudian diedarkan ke sejumlah kios.
Meski demikian, polisi belum melakukan penahanan karena kondisi kesehatan NR masih dalam tahap pemulihan akibat luka bakar yang dialaminya saat kejadian.
“Karena kondisinya masih pemulihan akibat luka bakar, jadi belum kami tahan. Namun yang bersangkutan wajib lapor dan sudah diingatkan agar tidak melarikan diri,” ujarnya.
Sementara itu, sopir mobil yang terbakar di Lembang Rinding Batu, Kecamatan Kesu’, Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 08.15 Wita, belum diketahui keberadaannya.
Pada kasus itu, sebuah mobil Avanza bernomor polisi DP 1438 YZ yang juga diduga mengangkut BBM subsidi jenis Pertalite terbakar.
Hingga kini, sopir mobil Avanza tersebut masih dalam pencarian polisi.
| Diselenggarakan di Pinggir Jalan, Nobar Film Pesta Babi di Toraja Utara Tak Dibubarkan Aparat |
|
|---|
| Ratusan PPPK Toraja Utara Belum Terima Gaji, Kepala BKPSDM: Mau Dievaluasi |
|
|---|
| Inisial AL Terseret Kasus Tambang Emas Ilegal di Sulbar, Ini Daftar 30 Anggota DPRD Toraja Utara |
|
|---|
| Legislator Sulsel Terseret Tambang Emas Ilegal di Sulbar, Polisi Sita Ekskavator dan Solar Subsidi |
|
|---|
| Pembangunan Kopdes di Toraja Utara Dikebut, 9 Gerai Telah Rampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2-mobil-penimbun-bbm-terbakar-di-toraja-utra.jpg)