TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Indosat Ooredoo Hutchison meluncurkan produk Hifi Air yang menawarkan layanan internet rumahan tanpa kabel berbasis 5G.
"Jadi tinggal beli, aktifkan, langsung hidup dan bisa dipakai, seperti itu," jelas Vice President Head Of High Value Accelerator Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison Syamsul Bachtiar di acara Tribun Business Forum yang tayang di Kanal YouTube Tribun-Timur, Kamis (18/12/2025).
Syamsul menyebut harga satu modem Hifi Air berkisar di harga Rp2 juta dengan pembayaran bisa dicicil tiga bulan sampai enam bulan jika membeli langsung di kantor Indosat.
Setiap pembelian unit mendapatkan bonus kuota 200 GB.
"Itu di dalamnya sudah ada kuota 200 giga, All nya 50 giga, 5G nya 150 giga, bisa digunakan sampai tiga bulan untuk 128 perangkat," ungkap Syamsul.
Syamsul menjelaskan, jika terdapat sisa kuota bonus maksimal 100 GB, maka akan dipindahkan ke pemakaian bulan selanjutnya.
"Itu tidak hangus, dibawah ke bulan selanjutnya," jelasnya sambil menggerakkan tangan kedua tangan.
Sr Officee-RAN Perfor. Sulawesi, Maluku, Dept. Tachnology Sulawesi, Syafruddin Madjid, yang turut hadir menjadi narasumber, menyadari beberapa titik di Kota Makassar belum memiliki jaringan 5G yang kuat.
Olehnya, kata Syafruddin, pihaknya pada tahap awal peluncuran memfokuskan pada pusat keramaian seperti tempat perbelanjaan dan pariwisata.
"Itu bisa di CPI, di Panakukang, itu banyak kita deploy, sama di pemukiman yang penetrasi 5G nya sudah banyak," ucapnya.
"Kita sudah deploy sekitar 13 Kecamatan," tambahnya.
Melanjutkan, Syamsul yang duduk diapit host Fiorena Jieretno dan Syafruddin Madjid, menyebut penggunaan Hifi Air sangat ramah di kantong.
Ia mengungkapkan, untuk isi ulang paket terkecil, yang cocok untuk pemakaian rumah tangga, hanya perlu merogoh kocek Rp75 ribu sudah dapat 75 GB.
Sedangkan untuk pemakaian yang lebih besar, seperti di kafe misalnya, tersedia paket Rp250 ribu untuk kuota 500 GB.
Syamsul mengungkapkan HiFi Air juga bisa di bawa kemana-mana dan bisa diservice untuk disesuaikan dengan jaringan 4G jika jaringan 5G tidak tersedia.
"Jadi kita tidak lepas dengan kuota internet yang kita punya," ucap Syamsul yang telah 30 tahun berkarir di Indosat.
Syamsul juga menjelaskan bahwa penggunaan modem HiFi Air bisa terpantau melalui link.
"Sehingga sangat memudahkan sekali bagi pimpinan perusahaan atau mungkin kepala rumah tangga untuk memonitor kegiatan penggunaan HiFi nya dari jauh," jelasnya.
Peluncuran HiFi Air bersamaan dengan peluncuran jaringan 5G Indosat di Kota Makassar pada 21 Desember 2025.
Syafruddin Madjid menjelaskan peluncuran ini menandai semakin kuatnya jaringan 5G Indosat di Kota Makassar.
"Jadi ada perbedaan teknologi. Jadi teknologi yang kami deploy sekarang itu bagus dan lebih massif," ucapnya.
Syamsul Bachtiar menambahkan, bahwa jaringan Indosat 5G kini bisa diakses oleh semua perangkat.
Ia mengatakan peluncuran juga mempertimbangkan perkembangan pasar perangkat 5G yang semakin meningkat.
"Dan saya tambahkan lagi, mungkin dulu masih di awal-awal, pengguna perangkat-perangkat kecil masih belum maksimal. Tapi seiring perkembangan waktu, dengan kita melihat potensi perangkat-perangkat 5G semakin massif di pasar, akhirnya pas Desember ini, kita mengimplementasi lebih luas lagi 5G yang ada di Kota Makassar, seperti itu," jelasnya.
Sumber foto: Dok.Tribun-Timur