Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Usai Upacara Hari Pancasila, Siswa Sekolah Rakyat Takalar Pungut Sampah

Kegiatan yang melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua asuh itu diawali dengan upacara

Tayang:
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Abdul Qayyum
PENGAMALAN PANCASILA - Siswa SRMP 31 Takalar melaksanakan aksi bersih-bersih dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan H Makkatang Daeng Sibali, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulsel, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang melibatkan lebih dari 100 peserta tersebut ditutup dengan foto bersama sebelum para siswa kembali ke asrama. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Peringatan Hari Lahir ke-81 Pancasila, Senin (1/6/2026), dimaknai secara berbeda oleh siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 31 Takalar.

Usai mengikuti upacara, mereka membersihkan lingkungan sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Kegiatan yang melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua asuh itu diawali dengan upacara di lapangan SRMP 31 Takalar, Jalan Fitrah, Kecamatan Pattallassang.

Usai upacara, rombongan berjalan kaki sambil memungut sampah di sepanjang rute menuju Lapangan H Makkatang Daeng Sibali, Kelurahan Kalabbirang.

Rute aksi bersih lingkungan melewati sejumlah titik strategis, mulai dari depan rumah dinas Dandim 1426 Takalar, Kantor Polres Takalar, hingga Rumah Jabatan Bupati Takalar.

Setibanya di Lapangan H Makkatang Daeng Sibali, para peserta melanjutkan pembersihan di area tribun dan saluran drainase.

Kepala SRMP 31 Takalar, Susanti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila yang bertujuan menanamkan kepedulian sosial dan lingkungan kepada peserta didik.

“Pengamalan nilai Pancasila tidak hanya melalui upacara, tetapi juga diwujudkan dengan aksi nyata. Kami mengajak anak-anak terjun langsung ke masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan di Kabupaten Takalar,” ujarnya.

Menurut Susanti, Lapangan H Makkatang Daeng Sibali dipilih karena masih ditemukan sampah di sejumlah titik, terutama di area tribun dan drainase.

Melalui kegiatan itu, siswa diharapkan memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Sosial yang mendorong siswa Sekolah Rakyat berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari Lahir Pancasila.

Namun, sekolah diberi keleluasaan menentukan bentuk kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan sekitar.

Sebanyak 70 siswa terlibat dalam aksi tersebut bersama sekitar 40 guru, tenaga kependidikan, dan staf sekolah.

Para siswa dibagi ke dalam sembilan kelompok kerja yang masing-masing dilengkapi kantong sampah.

“Hampir setiap kelompok mengumpulkan rata-rata tiga kantong sampah. Jadi sampah yang terkumpul cukup banyak,” kata Susanti.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved