Pemkab Takalar
Firdaus Daeng Manye: Cahaya Pembangunan Harus Sampai ke Pulau Kecil
Bupati Takalar Daeng Manye bahas percepatan pembangunan empat desa tertinggal di Tanakeke bersama Wamendes Ahmad Riza Patria.
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye terus menunjukkan komitmen mempercepat pembangunan wilayah tertinggal, terdepan, dan terpencil (3T) di Kabupaten Takalar.
Kamis (23/10/2025), Daeng Manye bertemu Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes RI) Ahmad Riza Patria di ruang rapat Kemendes PDTT, Jalan Abdul Muis No. 7, Jakarta Pusat.
Pertemuan membahas percepatan pembangunan empat desa di Kecamatan Kepulauan Tanakeke yang masih berstatus tertinggal.
Daeng Manye menyampaikan tiga fokus utama pembangunan wilayah kepulauan: penyediaan air bersih, listrik, dan jaringan internet.
Menurutnya, ketiga sektor itu menjadi dasar penting untuk menggerakkan potensi masyarakat agar lebih mandiri dan produktif.
Baca juga: Bupati Firdaus Lantik Marwan Jadi Camat Pertama Laikang, Kecamatan Baru di Takalar
“Empat desa di Tanakeke memiliki potensi besar, dan jika air, listrik, serta internet bisa segera terpenuhi, masyarakat di sana akan mampu tumbuh lebih cepat,” ujar Daeng Manye di hadapan Ahmad Riza Patria.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Desa atas perhatian dan dukungan terhadap wilayah kepulauan yang menjadi bagian penting dari Takalar.
“Kami di daerah tentu tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari Kemendes menjadi energi besar untuk memastikan bahwa masyarakat di pulau juga menikmati hasil pembangunan nasional,” ucap Daeng Manye.
Bupati menambahkan, Pemkab Takalar siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan program pembangunan di wilayah 3T berjalan efektif.
“Harapan kami sederhana, agar cahaya pembangunan yang kini bersinar di daratan juga bisa dirasakan di pulau-pulau kecil Takalar,” tutur Daeng Manye.
Ia menegaskan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci menghadirkan kesejahteraan merata bagi seluruh warga.
“Semangat kita sama, bagaimana memastikan tidak ada lagi warga yang merasa jauh dari pelayanan negara hanya karena mereka tinggal di kepulauan,” kata Daeng Manye.
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari komitmen Daeng Manye yang sebelumnya disampaikan saat Ekspedisi Rupiah Berdaulat Sulawesi Selatan di Tanakeke, 21 Oktober 2025.
Dalam ekspedisi bersama Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut itu, Daeng Manye menegaskan tekad memperjuangkan fasilitas pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat di wilayah 3T. (*)
| Pangdam XIV Hasanuddin Dorong Sinergi Pembangunan Infrastruktur Desa di Takalar |
|
|---|
| Takalar Siaga Inflasi Jelang Lebaran, Pemkab Pastikan Stok Pangan Aman |
|
|---|
| Takalar Target 110 Pemuda Magang ke Jepang, Bisa Ditambah Jadi 220 |
|
|---|
| Kuota Komcad Takalar Baru Terisi 4 Orang, Terkendala Usia dan Minim Antusias ASN |
|
|---|
| Bupati Takalar Ajak UMKM Manfaatkan HP untuk Jualan: Jangan Ada HP-nya tapi Tidak Ada Pulsanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251024-Firdaus-dan-Wamendes.jpg)