Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

36 Talenta Muda Polman Lolos Seleksi Akademi PSM Makassar

Seleksi digelar di Stadion S Mengga, Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulbar, Sabtu-Minggu (30-31/5/2026).

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Kaswadi Anwar
SELEKSI PEMAIN – Tim Akademi PSM Makassar bersama pesepakbola muda berfoto bersama saat seleksi pemain untuk Elite Pro Academy (EPA) Super League 2026/2027 di Stadion S.Mengga, Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (31/5/2026). Sebanyak 36 pesepakbola muda lolos seleksi dari Polewali Mandar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Sebanyak 36 pesepakbola muda dari Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), lolos seleksi Akademi PSM Makassar.

Rinciannya, 19 pemain usia 16 tahun (U-16), 12 pemain U-18 dan lima pemain U-20.

Seleksi digelar di Stadion S Mengga, Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulbar, Sabtu-Minggu (30-31/5/2026).

Akademi PSM Makassar mencari talenta muda sepak bola untuk menghadapi Elite Pro Academy (EPA) Super League 2026/2027.

EPA merupakan kompetisi sepak bola kelompok usia muda di Indonesia.

Tujuannya sebagai wadah pembinaan pemain muda dari klub profesional.

“Sebanyak 36 lolos seleksi dari 216 pemain yang ikut serta,” kata Direktur Teknik Akademi PSM Makassar Akbar Rasyid saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (1/6/2026).

Ia menyampaikan, penilaian pemain dengan menggelar game internal 20-30 menit.

Melalui pertandingan singkat tersebut, tim pelatih melihat potensi pemain sesuai aspek ditentukan.

Yakni, fisik, pemahaman taktikal dan teknik pemain.  

Ketiga unsur tersebut menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pemain yang layak direkrut.

Meski demikian, tidak semua pemain harus sudah sempurna.

Kemampuan lain masih bisa dibangun dan ditingkatkan melalui proses latihan. Terpenting, pemain memiliki dasar yang baik serta kemauan untuk berkembang.

Ada beberapa pemain yang menunjukkan penampilan menjanjikan dan dinilai memiliki potensi besar.

Namun, mereka masih membutuhkan sentuhan dan pembinaan lebih lanjut dari tim pelatih agar kemampuan yang dimiliki bisa berkembang lebih optimal.

“Ada memang pemain punya penampilan bagus, berpotensi lebih bagus, untuk sementara dia masih butuh dipoles tim pelatih,” tuturnya.

Pencari bakat muda sepak bola oleh Akademi PSM Makassar digelar di 12 kabupaten/kota dari lima provinsi di Pulau Sulawesi.

Akbar Rasyid menyebut, tak ada batas kuota pemain direkrut dari setiap kota.

Jika ada 20-50 pemain potensial, maka semuanya diboyong ke Makassar untuk seleksi final.

Kalau pun cuma dua pemain, cukup itu saja direkrut.

“Jadi tidak ada patokan (setiap daerah), tergantung dari potensi,” sebut mantan pemain PSM Makassar ini.

Ia mengatakan, hasil seleksi pemain dari berbagai kabupaten/kota akan ikuti seleksi tahap akhir di Kota Makassar.

Rencananya digelar pada 25-26 Juli mendatang.

Sekira 40 pemain akan direkrut setiap kelompok umur untuk memperkuat PSM Makassar di EPA musim depan.

“Jumlah fiksnya setiap kategori ada 40-an,” katanya.

Terpisah, Ketua Talent Koordinator Lokal Seleksi Ardan Aras mengapresiasi atas penunjukan Polman sebagai salah satu zona seleksi.

Menurutnya, wilayah Polman dan sekitarnya menyimpan potensi sepak bola yang sangat banyak

"Banyak sekali talenta muda berbakat di daerah ini. Harapan saya besar, semoga lewat ajang ini akan ada lagi putra daerah asal Polman yang menyusul untuk berkompetisi di kasta tertinggi sepakbola Indonesia," tutu mantan pemain PSM Makassar ini. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved