Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar Wajib Evaluasi Total Jika Ingin Bersaing Musim Depan

Target awal finish di lima besar, melenceng. Posisi terbaik PSM Makassar musim ini hanya di peringkat delapan.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
EVALUASI PSM - Bek PSM Makassar Dusan Lagator coba melewati penyerang sayap Persib Berguinho pada pekan 33 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (17/5/2026). PSM Makassar diminta evaluasi besar-besaran. (Official PSM Makassar) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pengamat Sepak Bola Syamsuddin Umar mendorong PSM Makassar evaluasi besar-besaran menatap kompetisi Super League 2026/2027.

Evaluasi tak hanya menyentuh kualitas pemain, tapi juga pelatih hingga manajemen.

Hasil kurang bagus didapatkan PSM Makassar di Super League 2025/2026.

Target awal finish di lima besar, melenceng. Posisi terbaik PSM Makassar musim ini hanya di peringkat delapan.

Setelah itu, tim Juku Eja berkutat di papan bawah klasemen. Bahkan, baru memastikan tiket lolos dari jurang degradasi pada pekan 32 Super League.

Terbaru, PSM Makassar dipermalukan oleh Persib Bandung 1-2 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (17/5/2026) malam.

Klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini pun tertahan di peringkat 14 dengan 34 poin.

PSM Makassar pun diperkirakan akan menyudahi kompetisi musim ini di peringkat 13 sampai 15 saja.

“Setelah laga terakhir PSM Makassar persiapkan evaluasi menghadapi kompetisi akan datang. Benahi segala bidang, dari segi kualitas pemain, manajemen dan pelatih,” kata Syamsuddin Umar saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (18/5/2026).

Ia menyebut, PSM Makassar harus berkaca dengan kompetisi musim ini.

Kualitas 17 klub pesaing dinilai terus meningkat, baik dari segi individu, gaya bermain, kekuatan fisik, kecepatan, kesabaran dalam satu permainan.

Salah satu contohnya, ketika PSM Makassar saat menghadapi sang pemuncak klasemen Persib.

Dari segi pemain, gaya main, ketenangan atur ritme, efisiensi, kualitas penyerangan dan bertahan, Persib terbilang unggul dari PSM Makassar yang bermain di kandang.

Meski secara semangat bermain PSM Makassar sudah sangat bagus, tapi dalam bermain, efisiensi dan efektifnya kurang.

“Persib dalam bertahan, menyerang, mengatur, kecepatan bagaimana, powernya. Kita (PSM Makassar) kadang kalah adu bodi (kalah), ini semua harus dievaluasi semua,” sebutnya,

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved