Indonesia U17 vs Qatar U17: Laga Krusial Menuju Piala Dunia
Kemenangan 1-0 atas China, yang dipastikan lewat gol Keanu Sanjaya, telah mengubah peta kekuatan grup.
Jika bisa mengatasi Qatar, peluang besar bagi Indonesia untuk lolos perempat final, Jika skenario ini terwujud, Indonesia akan mengumpulkan 6 poin dan dipastikan lolos ke fase gugur, sekaligus melangkah ke Piala Dunia U-17 2026, terlepas dari hasil laga terakhir melawan Jepang.
Laga kedua skuad Garuda Muda setelah memenangkan pertandingan atas China untuk menjaga peluang lolos ke perempat final sekaligus menyegel tiket Piala Dunia U17 2026 pada November mendatang.
Jika berhasil mengalahkan Qatar, dan pada waktu bersamaan Jepang menang atas China, tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto itu dipastikan lolos penyisihan Grup B Piala Asia U17.
Hal itu dikarenakan Timnas Indonesia dan Jepang sama-sama mengoleksi enam poin, sementara Qatar dan China kalah dua pertandingan.
Di laga pamungkas, Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang sebagai penentuan juara grup. Skenario tersebut adalah harapan.
Masih ada 2x45 menit melawan Qatar yang harus dilalui Mathew Baker dan kolega.
Pemain kelahiran Melbourne pada 13 Mei 2009 itu mengungkapkan, ada kepercayaan diri yang melekat dalam diri skuad Garuda Muda bahwa mereka dapat bersaing mendapatkan tiket Piala Dunia U17 2026.
Menurutnya, tim asuhan Kurniawan Dwi mampu menguasai permainan, disiplin, dan memberikan tekanan saat tidak menguasai bola.
Hal itu tercermin dalam pertandingan pertama melawan China, meskipun ada beberapa aspek yang tidak berjalan dengan baik, namun dengan disiplin, kesabaran, dan kerja sama mereka dapat momentum untuk mencetak gol.
“Kami memiliki kemampuan untuk menguasai permainan dengan bola dan menciptakan peluang, serta tetap disiplin dan berani menekan saat tidak menguasai bola,” ungkap Mathew Baker kepada FIFA.
“Itu menjadi fondasi kami. Ditambah dengan kerja keras, kebersamaan, dan kepercayaan diri yang tinggi,” jelasnya.
Berbekal aspek di atas, Mathew Baker percaya bahwa Timnas Indonesia mmiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia U17 2026.
Pemain yang menjadikan Jay Idzes sebagai teladan itu menilai timnya sangat solid untuk saat ini.
Antarpemain fokus dan saling mendukung satu sama lainnya sehingga komunikasi dan chemistry itu dapat terjalin dengan baik.
“Tim ini sangat solid. Tekanan memang selalu ada, tetapi kami fokus pada tugas masing-masing dan saling mendukung satu sama lain,” ujarnya.
| Satu Pemain PSM Makassar Dipanggil Bela Timnas Indonesia Piala AFF: Persib 3, Persija 4 Orang |
|
|---|
| Daftar Kapten Timnas Indonesia 16 Tahun Terakhir, eks PSM Makassar Digantikan Jay Idzes |
|
|---|
| Gagal Cetak Gol Dua Laga, Mengapa John Herdman Bela Ramadhan Sananta di FIFA Series? |
|
|---|
| Victor Dethan Dicoret, Tak Ada Pemain PSM Makassar Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 |
|
|---|
| Makin Mewah! Sosok Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berlabel Rp382 M, Pengalaman di Eropa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pemain-Timnas-08052026.jpg)