Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Tak Terbebani Sebagai Carateker PSM Makassar, Ahmad Amiruddin: Rezeki dari Allah

Ahmad Amiruddin bersama PSM Makassar berpeluang mengunci satu tiket musim depan saat menantang Arema FC pada pekan 32 Super League.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Official PSM Makassar
PSM MAKASSAR - Caretaker PSM Makassar Ahmad Amiruddin (tengah) dan gelandang PSM Makassar Akbar Tanjung (kanan) saat konferensi pers jelang melawan Arema FC pada pekan 32 Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (8/5/2026). Ahmad Amiruddin menikmati peran sebagai caretaker PSM Makassar. 

Koleksi poin ini tak bisa dilewati oleh Persis Solo lagi di sisa pertandingan musim ini.

Ahmad Amiruddin mengaku tak menjadikan jabatan caretaker ini sebagai beban.

Baginya, ini menjadi pengalaman berharga bagi karier kepelatihannya.

Apalagi, sebagai putra daerah harus menyelamatkan PSM Makassar dari turun kasta ke Liga 2.

“Saya malah menganggap ini sebagai sebuah rezeki dari Allah, karena kesempatan memimpin para pemain itu menjadi berkah buat saya, pengalaman buat saya  kedepannya sebagai seorang pelatih,” katanya saat konferensi pers jelang melawan Arema FC, Jumat (8/5/2026).

Pelatih akrab disapa Amir ini sangat senang menjalankan tanggungjawabnya.  

Selama bertugas sebagai caretaker, dirinya banyak belajar untuk mengatur sebuah tim.

“Saya enjoy menghadapi itu. Tidak masalah, hasil itu tanggung jawab saya, setidaknya dari kesempatan ini saya bisa belajar bagaimana memanage tim,” ucapnya.

Ia juga selalu berpesan kepada pemain untuk menikmati setiap pertandingan.

Setiap laga yang sulit akan ada rasa kepuasan ketika memenangkannya.

“Saya sudah sampaikan ke pemain, bahwa semakin sulit perjuangannya, semakin nikmat kemenangannya,” ucapnya.

Tak Kehilangan Jati Diri

Menurunnya performa PSM Makassar musim ini dikaitkan dengan kehilangan jati diri permainan.

Pemain PSM Makassar Akbar Tanjung membantah hal tersebut. Ia menyebut, persoalan cedera menjadi penyebab.

Pasalnya, ketika persiapan menuju pertandingan kerap ada pemain menepi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved