Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

I.League Pastikan Operasional VAR Laga Persiba Vs PSS Berjalan Normal

Duel kedua tim berlangsung di Stadion Batakan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (26/4/2026) malam, berakhir sama kuat 1-1.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sakinah Sudin
Vidio.com
KONTROVERSI VAR - Tangkapan layar wasit Naufal Adya saat mengecek VAR di pertandingan Persiba Balikpapan vs PSS Sleman di Stadion Batakan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (26/4/2026) malam. Pengecekan VAR ini menjadi kontroversi karena layar lainnya memperlihatkan tak ada wasit di ruang VAR. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Operator Kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, I.League mengklarifikasi beredarnya potongan tayangan siaran menampilkan ruang Video Assistant Referee (VAR) terlihat kosong pada pertandingan pekan 26 Championship antara Persiba Balikpapan vs PSS Sleman.

Duel kedua tim berlangsung di Stadion Batakan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (26/4/2026) malam, berakhir sama kuat 1-1.

Namun, bukan hasil akhir menjadi sorotan public, melainkan saat wasit yang memimpin pertandingann Naufal Adya meninjau pelanggaran pemain Persiba di menit 50.

Awalnya, Naufal Adya memberikan kartu kuning kepada Rical Vieri.

Lalu ada komunikasi dan review on field VAR dilakukan.

Peninjauan VAR ini lalu menjadi kontroversi dan ramai diperbincangkan sampai viral di media sosial.

Penyebabnya, ada kejanggalan berdasarkan tayangan disiarkan.

Ketika review on field dilakukan, tayangan menunjukkan tak ada wasit VAR yang semestinya diisi tiga orang.

Wasit VAR yang bertugas yakni Erfan Efendi dibantu wasit AVAR Juniarto Jamaluddin.

Meski di tayangan ruang kontrol tampak kosong, Naufal Adya dapat menyaksikan tayangan ulang kejadian sembari komunikasi dengan wasit VAR.

Usai meninjau VAR, sang pengadil lapangan mengubah keputusannya.

Kartu kuning Rical Vieri dicabut, langsung diganjar kartu merah langsung.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus menegaskan, operasional VAR pada pertandingan tersebut berjalan sesuai prosedur dan tidak mengalami kendala dalam proses pengambilan keputusan.

Ia menjelaskan, seluruh perangkat dan personel VAR, termasuk VAR, AVAR, dan Replay Operator (RO), berada di posisi masing-masing selama pertandingan berlangsung.

Namun demikian, terdapat kendala teknis pada sistem siaran yang menyebabkan tampilan gambar real-time tidak sesuai dengan kondisi aktual.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved