Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Teka-Teki Status Tomas Trucha Bersama PSM Makassar Terjawab, Diungkap Sang Asisten

Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin mengungkapkan, Tomas Trucha masih menjadi bagian dari skuad Juku Eja saat ini.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KURSI PELATIH - Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha membawa tas menuju locker room PSM Makassar jelang melawan Persita Tangerang pada pekan 24 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (2/3/2026) malam. Tomas Trucha masih pelatih kepala PSM Makassar. (Official PSM Makassar). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Teka-teki status Tomas Trucha bersama PSM Makassar akhirnya terjawab.

Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin mengungkapkan, Tomas Trucha masih menjadi bagian dari skuad Juku Eja saat ini.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Amiruddin saat konferensi pers pasca pertandingan PSM Makassar kontra Malut United di Stadion Kie Raha, Kota Ternate, Maluku Utara, Sabtu (7/3/2026) malam.

“Statusnya masih dalam struktur kepelatihan PSM Makassar,” ungkapnya.  

Tomas Trucha santer dikabarkan terdepak dari kursi kepelatihan PSM Makassar beberapa hari terakhir.

Penyebabnya, juru taktik berpaspor Republik Ceko itu meraih hasil buruk bersama PSM Makassar.

Di tangannya, PSM Makassar hanya mengoleksi 14 poin dari 15 pertandingan.

Hasil dari empat kemenangan, dua seri dan sembilan kekalahan.

Tak hanya itu, Tomas Trucha mencatatkan sejarah buruk bagi klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak era Liga 1 2017.

PSM Makassar alami lima kekalahan beruntun yang tak pernah dirasakan sebelumnya.

Ditambah lagi, tim penyandang semangat Ewako ini tak pernah menang di enam partai kandang.

Puncak ketidakpuasan kinerja Tomas Trucha terjadi ketika PSM Makassar kena comeback 2-4 dari Persita Tangerang di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulsel, Senin (2/3/2026) malam.

Tomas Trucha dirumorkan semakin mendekati pintu keluar PSM Makassar jelang lawan Malut United.

Di sesi konferensi pers sehari sebelum pertandingan, Jumat (6/3/2026), Tomas Trucha tak hadir. Justru, Ahmad Amiruddin yang hadir.

Tomas Trucha pun tak mendampingi skuad PSM Makassar dari pinggir lapangan di hari pertandingan menghadapi Malut United.

Penggawa Pasukan Ramang dipimpin oleh Ahmad Amiruddin yang dibantu oleh Direktur Teknik PSM Makassar Zulkifli Syukur.

Di pertandingan tersebut, PSM Makassar berhasil membawa pulang satu poin.

PSM Makassar menahan imbang 3-3 Malut United setelah sempat tertinggal dua gol.

Namun, paling penting di laga ini adalah semangat siri na pacce PSM Makassar kembali setelah hilang di tangan Tomas Trucha.

Ahmad Amiruddin menyebut, jajaran Manajemen PSM Makassar masih menyimpulkan solusi terbaik untuk nasib Tomas Trucha, apakah selesai atau masih tetap lanjut.

Apalagi, Manajemen PSM Makassar ingin pengambilan keputusan diambil secara kolektif, sehingga ada pertanggungjawaban bersama.

“Itu masih dirapatkan, karena info dari manajemen, dalam pengambilan keputusan tidak serta merta satu orang yang mengambil. Harus ada pertanggungjawaban bersama dalam mengambil keputusan,” tutur pelatih akrab disapa Amir ini.

Olehnya itu, ia menegaskan lagi bahwa Tomas Trucha masih berstatus pelatih kepala PSM Makassar.

Adapun Tomas Trucha tak mendampingi PSM Makassar lawan Malut United karena sebuah alasan.

Namun, Amir tak menyebut rinci alasan tersebut.

“Saya pikir masih pelatih kepala. Cuma untuk laga ini tidak bisa mendampingi tim karena sebuah alasan,” ucapnya.

Sebelumnya, Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin mengaku telah mengevaluasi tim secara keseluruhan pasca kekalahan dari Persita.

Rencananya ia akan mengumumkan masa depan Tomas Trucha pada Kamis (5/3/2026) malam.

Namun, hal tersebut tak kunjung dilakukan hingga sekarang.

“Mungkin akan disampaikan besok (Kamis, 5 Maret), karena dalam dua hari ini kita evaluasi,” ungkapnya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Rabu (4/3/2026).

Fajrin menegaskan, akan memaksimalkan pertandingan tersisa tersebut demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Ia menargetkan, PSM Makassar mengunci tiket Super League musim depan pada April mendatang.

“Targetnya kita adalah di bulan April itu sudah bisa mengamankan satu slot di Super League tahun depan. Itu targetnya sekarang,” sebut alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) ini. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved