Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Jelang Lawan Malut United, Syamsuddin Umar Ungkap Kelemahan PSM Makassar

PSM Makassar dinilai memiliki banyak kelemahan mulai dari lini serang, tengah hingga pertahanan.

Official PSM Makassar
PSM MAKASSAR - Penyerang PSM Makassar Alex Tank duel bola udara dengan bek Persita Tangerang Tamirlan Kozubaev pada pekan 24 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (2/3/2026). PSM Makassar dinilai memiliki banyak kelemahan mulai dari lini serang, tengah hingga pertahanan. 

Ringkasan Berita:
  • Syamsuddin Umar menilai permainan PSM Makassar belum menunjukkan pola yang jelas di bawah asuhan pelatih Tomas Trucha. 
  • Lini serang dianggap kurang efektif karena sering kalah jumlah pemain saat menyerang.
  • Di lini tengah, pemain juga dinilai kurang memainkan umpan pendek untuk mengatur ritme permainan.
  • Sementara di lini pertahanan, jarak antarpemain terlalu renggang dan sering meninggalkan area penting sehingga mudah ditembus lawan.

TRIBUN-TIMUR.COM - Pengamat sepak bola Syamsuddin Umar menyoroti performa PSM Makassar di Super League 2025/2026 yang dinilai masih jauh dari harapan.

Ia menilai tim Juku Eja memiliki banyak kelemahan mulai dari efektivitas serangan, penguasaan lini tengah, hingga organisasi pertahanan.

PSM Makassar akan menghadapi tim papan atas Malut United pada pekan ke-25 Super League.

Derby yang mempertemukan dua tim dari kawasan Indonesia Timur itu akan digelar di Stadion Kie Raha, Kota Ternate, Maluku Utara, Sabtu (7/3/2026) pukul 20.00 Wita.

Syamsuddin Umar menilai PSM Makassar masih memiliki sejumlah kelemahan jika melihat performa dalam dua pertandingan terakhir.

Kelemahan tersebut terlihat di beberapa sektor, mulai dari lini serang, lini tengah, pertahanan, hingga manajemen waktu pertandingan.

Pasalnya, mereka kalah jumlah dari lawan ketika menyerang.

Di lini depan kadang hanya ada satu-dua pemain. Itu pun dikawal tiga-empat pemain bertahan lawan.

Jadi bagaimana caranya mau mencetak gol. 

Efeknya, produktivitas gol PSM Makassar sangat kurang. 

Semestinya, ada second line yang muncul membantu striker, sehingga tercipta duel seimbang atau jumlah pemain PSM Makassar lebih banyak.

Misal, tiga lawan tiga atau empat lawan tiga. 

“Pemain PSM Makassar di depan dua saja baru dikawal tiga-empat pemain, baru mau cetak gol, tidak bisa. Harus dibenahi itu,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Kamis (5/3/2026). 

Tak hanya itu, Syamsuddin Umar tak pernah melihat Yuran Fernandes cs melancarkan dua kali serangan kepada lawan. 

Begitu menyerang gagal, giliran lawan lagi melancarkan serangan balik cepat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved