Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

'Main Kayak Latihan', Syamsuddin Umar Kritik Taktik Tomas Trucha di PSM Makassar

Bermain di markas sendiri, PSM Makassar hanya bermain imbang 0-0 saat menghadapi Semen Padang FC pada pekan 19 BRI Super League.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Dokumentasi Pribadi/Syamsuddin Umar
PSM MAKASSAR - Pengamat Sepak Bola Syamsuddin Umar (kiri) dan Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha saat bertemu di Fun Football PSM Makassar di Lapangan Bosowa Sport Center, Jl Teuku Umar, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu (15/11/2025). Syamsuddin Umar kritik taktik Tomas Trucha. 

Ringkasan Berita:
  • Bermain di markas sendiri, PSM Makassar hanya bermain imbang 0-0 saat menghadapi Semen Padang FC pada pekan 19 BRI Super League.
  • Dengan hasil imbang, PSM Makassar tertahan di posisi 13 klasemen BRI Super League dengan 20 poin.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengamat Sepak Bola Syamsuddin Umar mengkritisi pernyataan Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha.

Sebelumnya Tomas Trucha menyebut hasil seri 0-0 PSM Makassar vs Semen Padang pekan 19 BRI Super League harus disyukuri.

Sebab dengan hasil imbang itu paling tidak menghentikan rentetan kekalahan PSM Makassar.

Syamsuddin Umar menyampaikan, kompetisi memiliki pencapaian dan target ingin diraih.

Termasuk, juara jika memungkinkan.

Pelatih yang membawa PSM Makassar juara dua kali ini juga menekankan mempertahankan hasil diperoleh tim selama ini.

“Jangan kita degradasi. Itu hal dia harus pahami,” sebutnya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa 93/2/2026).

Syamsuddin Umar pun kecewa melihat penampilan PSM Makassar kontra Semen Padang.

Ia menilai, Laskar Ayam Jantan dari Timur kembali ke sepak bola zaman dulu. Mundur di tiga per empat  pertahanan menunggu dan menghalangi lawan.

Makanya, ia tak melihat 2x45 menit PSM Makassar mengancam gawang Semen Padang dengan tembakan, through pass, wall pass, crossing maupun triangle untuk menghasilkan peluang.

“2x45 tidak ada peluang, tidak ada shooting, yang ada hanya kayak latihan,” sebutnya.

“Karakternya hilang, bahkan gaya bermain kembali ke zaman dulu, tidak ada pressure. Sepak bola adalah pertarungan, kualitas, ini hilang semua,” tambah mantan Asisten Timnas Indonesia ini.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Super League Pekan 19: PSM Terjebak di Papan Bawah, Persebaya Merangkak ke Atas

Syamsuddin Umar menuturkan, bermain compact defence itu menarik lawan lalu melakukan transisi.

Namun, PSM Makassar hanya bermain compact saja, tak ada sasaran dituju.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved