Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar Tanpa Tiga Pemain Pilar Tantang Persijap Jepara

Mereka adalah bek sayap kanan Syahrul Lasinari, dua gelandang bertahan Gledson Paixao dan Ananda Raehan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun-timur.com/Official PSM Makassar
DUEL PEMAIN – Gelandang PSM Makassar Gledson Paixao dikawal bek tengah Bali United Kadek Arel pada pekan 17 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (9/1/2026). PSM Makassar perlu evaluasi menatap putaran kedua. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PSM Makassar tak diperkuat tiga pemain pilarnya saat menantang Persijap Jepara di awal putaran kedua atau pekan 18 Super League 2025/2026.

Tiga pemain absen akibat akumulasi kartu.

Mereka adalah bek sayap kanan Syahrul Lasinari, dua gelandang bertahan Gledson Paixao dan Ananda Raehan.

Gledson Paixao telah mengantongi empat kartu kuning dari 13 pertandingan.

Kartu kuning keempat dikantongi Gledson Paixao saat PSM Makassar takluk 0-2 dari Bali United pada pekan 17 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (9/1/2026),

Sebelumnya, gelandang asal Brasil itu mengantongi kartu kuning ketika melawan Persik Kediri, Dewa United dan Malut United.

Pasal 55 Ayat 3 Regulasi Super League 2025/2026 berbunyi, pemain yang memperoleh empat kartu kuning dalam empat pertandingan berbeda, tidak diperkenankan bermain satu kali di pertandingan berikutnya.

Makanya, Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha harus mencari pengganti Gledson Paixao di lapangan tengah.

Apalagi, pemain nomor punggung 40 itu menjadi pemain vital dalam menyambungkan lini pertahanan dan lini serang.

Gledson dikenal sebagai sosok pekerja keras. Ia berada di mana-mana demi mengganggu aliran bola ke barisan pertahanan.

Kemampuan membaca permainan dan mentalitas petarung membuatnya cukup disegani.

Selain Gledson, tenaga Ananda Raehan tak bisa juga digunakan di lini tengah PSM Makassar.

Pemain berusia 22 tahun itu mengantongi kartu merah langsung saat melawan Bali United.

Ananda Raehan mendapat kartu merah di menit 90+4. Wasit Erfan Effendi mengganjar  kartu merah setelah mengecek Video Assistant Referee (VAR).

Ananda Raehan tertangkap VAR menyikut pemain Bali United Made Tito.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved