Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar Vs Persebaya : Adu Taktik Ball Progresif Kontra Counter Attack

Laga PSM Makassar Vs Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion BJ Habibie Parepare, Sabtu (6/12/2025), pukul 20.00 WITA.

Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun-timur.com/TRIBUN TIMUR
PSM MAKASSAR - PSM Makassar akan melawan Persebaya Surabaya di Stadion BJ Habibie, Sabtu (5/12/2025). Juku Eja membidik empat kemenangan beruntun. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Adu taktik akan tersaji saat PSM Makassar menjamu Persebaya Surabaya di laga tunda pekan ke-4 Super League 2025/2026.

Laga PSM Makassar Vs Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion BJ Habibie Parepare, Sabtu (6/12/2025), pukul 20.00 WITA.

Di laga ini, pelatih PSM Makassar Tomas Trucha akan berhadapan dengan pelatih caretaker Persebaya, Uston Nawawi.

Tomas Trucha memiliki gaya permainan ball progresif, dengan menguasai bola di lini pertahanan lawan.

Sementara Uston Nawawi, diprediksi akan menerapkan taktik counter attack untuk memberikan perlawanan terhadap skuad Juku Eja.

Di kubu PSM, taktik yang diterapkan Tomas Trucha terbukti ampuh, Juku Eja berhasil memenangkan 3 laga terakhir.

Itu didapatkan saat PSM menumbangkan Dewa United dengan skor 1-0, kemudian PSBS Biak dengan skor 5-0.

Terakhir, PSM berhasil comeback 3-4 saat laga melawan Persis Solo.

Meski begitu, Tomas menilai gaya permainan ball progresif masih memiliki celah.

Utamanya saat tim lawan berencana melakukan serangan balik atau counter attack.

Pelatih asal Republik Ceko ini pun telah menganilasa beberapa hal untuk mengantisipasi serangan balik dari Persebaya.

"Saya sudah menganalisa dan memerhatikan kesalahan yang kami lakukan sebelumnya dan kami sudah siap mencegah hal itu," kata Tomas Trucha saat sesi konferensi pers jelang pertandingan di Stadion BJ Habibie, Sabtu (6/12/2025).

Tomas mengungkapkan, skuad Juku Eja tetap akan berusaha menguasai pertandingan saat melawan Persebaya.

Dengan catatan, pemain PSM Makassar harus lebih agresif saat tim lawan merebut bola.

"Tentu saja pada saat tim mencoba untuk menguasai bola, lama-lama beberapa lini terekspos, akan terbuka untuk serangan counter attack," ungkapnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved