Liga Premier Inggris
Liverpool vs Man United: Mimpi Buruk Setan Merah
Bintang asal Mesir, Mohamed Salah, kembali bersiap menghadapi lawan favoritnya: Manchester United.
Live On
Vidio
Minggu (19/10) Pukul 23.30 WITA
TRIBUN-TIMUR.COM- Bintang asal Mesir, Mohamed Salah, kembali bersiap menghadapi lawan favoritnya: Manchester United.
Duel klasik antara Liverpool dan Setan Merah akan berlangsung di Anfield, Minggu (19/10) pukul 22.30 WIB, dalam lanjutan Liga Premier Inggris.
Salah dikenal sebagai mimpi buruk bagi Manchester United. Ia telah mencetak 13 gol ke gawang MU di Liga Premier—lebih banyak dibandingkan klub Inggris lainnya.
Total, Salah sudah mengoleksi 16 gol melawan MU di semua kompetisi, menjadikan mereka bersama Tottenham Hotspur sebagai mangsa paling empuk dalam kariernya.
Pertandingan ini menjadi panggung ideal bagi Salah untuk kembali menemukan performa terbaiknya, terutama setelah mencetak dua gol untuk timnas Mesir melawan Djibouti dan memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Rivalitas Liverpool vs Manchester United adalah yang paling sengit di sepak bola Inggris. Kedua klub sama-sama mengoleksi 20 gelar liga, menjadikan pertemuan mereka bukan sekadar pertandingan, tapi pertarungan sejarah.
Baca juga: Rapor Emil Audero di Serie A Liga Italia, Kalahkan David de Gea eks Kiper Manchester United
Salah telah tampil dalam 17 laga melawan MU, mencetak 16 gol dan menyumbang 6 assist.
Ia turut membawa Liverpool meraih 7 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 4 kekalahan. Penampilan paling ikoniknya termasuk hat-trick dalam kemenangan 5-0 di musim 2021–22 dan dua gol plus dua assist dalam kemenangan telak 7-0 di musim berikutnya—rekor kemenangan terbesar Liverpool atas MU.
Kecepatan eksplosif, naluri predator, dan ketenangan Salah di depan gawang menjadikannya ancaman konstan.
Ia adalah pemain yang hidup untuk momen besar, dan tidak ada panggung yang lebih besar di Inggris selain laga Liverpool vs Manchester United.
Namun, Liverpool saat ini tengah berjuang di bawah pelatih Arne Slot.
Setelah meraih gelar Liga Premier di musim pertamanya, The Reds mengalami kemunduran dengan tiga kekalahan beruntun dari Crystal Palace, Galatasaray, dan Chelsea.
Mereka kini tertinggal satu poin dari Arsenal dan telah kebobolan dua gol atau lebih dalam empat dari tujuh laga terakhir.
“Kami sudah bermain 10 kali, menang tujuh kali, dan kalah tiga kali. Ketiga kekalahan itu terjadi dengan selisih tipis,” ujar Slot. “Namun hasil tidak berbohong. Kami harus bereaksi dan tampil lebih baik.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dukungan-ke-MU-lawan-Bilbao.jpg)