Piala Dunia 2026
Indonesia vs Irak: Laga Hidup Mati
Timnas Indonesia mutlak menang menghadapi Irak dalam laga hidup mati di Stadion King Abdullah Sport City, Minggu subuh.
Sumardji mengaku bahwa para pemain Timnas Indonesia sangat kecewa usai kalah dari Arab Saudi. Pihaknya terkejut bahwa wasit Ahmad Al-Ali memimpin laga dengan adil dan menjunjung fair play.
"Kalau berkaitan dengan soal kondisi para pemain, ya tentu ketika selesai pertandingan kami semua merasa sangat kecewa karena jujur saja, pertandingan semalam itu di luar ekspektasi kita semuanya," ujar Sumardji.
"Hal ini tentu menjadi PR yang sangat berat buat kami di tim untuk untuk bisa mengangkat kembali, terutama bagaimana mental para pemain agar segera kembali kepada kondisi terbaiknya".
"Kita tahu bahwa dalam waktu yang sangat mepet ini, tim akan menghadapi Irak, Tentu melawan Irak itu karakternya akan lebih keras lagi dan kami juga harus bisa menghadapinya.
Karena kami masih ada peluang untuk bisa melanjutkan perjalanan kalau bisa menang atas Irak".
"Ya, sekali lagi berkaitan dengan soal bagaimana kondisi para pemain, Sekarang pagi ini tadi juga kami baru selesai bicara dengan para pemain, bicara dari hati ke hati, Intinya kami ingin mengembalikan secepatnya kondisi mental tim. Tim masseur juga benar-benar sudah bekerja ekstra keras, mulai pagi tadi mereka betul-betul merawat para pemain terutama mereka yang kondisi ototnya sedang tidak bagus supaya masalah kebugaran bisa segera teratasi," lanjutnya.
Duel melawan Irak bakal menentukan nasib Indonesia di babak keempat kualifikasi. Jika menang atas Irak dan meraih tiga poin maka itu akan membuka asa Indonesia untuk melanjutkan perjuangan lolos ke Piala Dunia. Indonesia wajib menang atas Irak dengan skor sebesar-besarnya agar mampu bersaing di klasemen akhir.
Laga Indonesia melawan Irak ini juga menjadi ujian terberat Kluivert di tengah keriuhan atas harapan timnas Indonesia yang kian memudar.
Gelombang kekecewaan usai kekalahan dramatis dari Arab Saudi masih terasa pekat di udara. Namun, bagi tim nasional Indonesia, duka tidak boleh berlama-lama. Laga hidup-mati sudah menunggu di depan mata, laga melawan raksasa Asia, Irak.
Di balik riuh harapan yang kini mulai terdengar lirih, sorotan utama tertuju Kluivert. Pelatih asal Belanda itu kini menghadapi ujian terberatnya, laga ini akan menentukan nasib kredibilitasnya, di samping nasib mimpi Indonesia ke Piala Dunia.
Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi menjadi pukulan telak. Pasalnya, skuad Garuda sempat unggul, namun kehilangan fokus di menit-menit krusial. Kluivert sendiri mengakui bahwa timnya kehilangan momentum, sebuah kesalahan yang fatal yang dia buat di level setinggi ini.
Namun, sebagai juru taktik yang pernah merasakan kerasnya persaingan elite Eropa, Kluivert tahu betul bahwa sepak bola adalah tentang bangkit dari keterpurukan.
Pesan ini segera ia sampaikan kepada para pemain, meminta mereka untuk menenangkan pikiran, menganalisis kesalahan, dan kembali dengan kekuatan yang lebih besar saat melawan Irak.
Irak bukanlah lawan yang asing. Mereka adalah mimpi buruk yang menghantui Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Tiga kekalahan beruntun dialami Garuda, termasuk kekalahan 0-2 di Gelora Bung Karno pada Juni 2024 lalu.
Rekor buruk ini kini menjadi cambuk bagi Kluivert untuk menciptakan sejarah, menjadi pelatih pertama yang membawa Indonesia menaklukkan Irak.
Pertemuan sebelumnya memperlihatkan dominasi taktik Irak. Skuad Garuda di bawah asuhan Shin Tae-yong (saat itu) minim rencana alternatif dan kesulitan membongkar pertahanan berlapis Irak.
Namun, kini di bawah kendali Kluivert, Indonesia telah memiliki amunisi baru. Sejumlah pemain naturalisasi tambahan kini mengisi barisan skuad.
| Tak Ada Nama Yuran Fernandes Kapten PSM Makassar, Skuad Lengkap Tanjung Verde Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Skuad Lengkap Timnas Brasil Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Korbankan Pemain Chelsea demi Neymar |
|
|---|
| Inilah Skuad Resmi Timnas Prancis Piala Dunia 2026: 5 Bintang PSG, Satu Pemain Real Madrid Dicoret |
|
|---|
| Profil Stadion MetLife Amerika Serikat Venue Final Piala Dunia: Dibangun 2007 Anggaran Rp14 T |
|
|---|
| Gawat! Mesin Gol Bayern Munchen Absen Bela Jerman di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251010_DISKUSI-KAPTEN_diskusi-kapten-Jay-Idzes.jpg)