Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Suporter PSM Makassar Kecam Sanksi Komdis PSSI Kepada Yuran Fernandes

Suporter PSM Makassar mengecam sanksi larangan bermain empat pertandingan dan denda Rp50 juta

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Muh Hasim Arfah
Dok PSM Makassar
KRITIK WASIT - Kapten PSM Makassar Yuran Fernandes saat official training jelang melawan Persita Tangerang pada pekan kelima SUper League 2025/2026 di Banten International Stadium, Serang, Banten, Kamis (14/9/2025) malam. Yuran Fernandes disanksi larangan bermain empat pertandingan usai menolak berjabat tangan wasit. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Suporter PSM Makassar mengecam sanksi larangan bermain empat pertandingan dan denda Rp50 juta diberikan Komite Disiplin (KOMDIS) PSSI kepada Yuran Fernandes.

Kapten PSM Makassar ini dijatuhi hukuman buntut menolak salaman dengan perangkat pertandingan di laga PSM Makassar menjamu Persija Jakarta pada pekan keenam Super League di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (21/9/2025).

Yuran Fernandes dinilai melakukan tingkah laku buruk.

Melanggar Pasal 50 Ayat 1 huruf a dan Pasal 50 Ayat 2 Kode Disiplin PSSI.

Akibat sanksi itu, Yuran Fernandes tak bisa perkuat PSM Makassar melawan PSIM Yogyakarta, Persib Bandung, Arema FC dan Persik Kediri.

Bek nomor punggung 4 itu kembali merumput pada pekan ke 11 saat menjamu Madura United, Minggu (2/11/2025).

Baca juga: Profil Yuran Fernandes Kapten PSM Makassar Disanksi 4 Laga, Intip Statistiknya di Super League

Laga ini bertepatan dengan momen 110 tahun PSM Makassar.

Sekretaris The Macz Man Mustafa menyebut, sanksi diberikan kepada Yuran Fernandes sangat keterlaluan.

Ia merasa perbuatan Yuran Fernandes tak salami wasit bukanlah pelanggaran serius.

Bahkan, Laws of The Game tak mengatur pemain harus bersalaman dengan wasit. Itu hanya sekadar bentuk sportivitas.

Kondisi berbeda jika Yuran Fernandes menghambat pertandingan atau menyakiti pihak lain di pertandingan, itu memang layak mendapat sanksi berat.

“Ini sangat keterlaluan (sanksi Yuran). Menolak salaman itu cukup hanya teguran. Harus ditinjau ulang,” tegasnya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Sabtu (27/9/2025).

Mustafa menyampaikan, Komdis PSSI harusnya melihat apa penyebab Yuran Fernandes tak menyalami sang pengadil lapangan.

Bisa saja aksi itu bentuk protes bek berusia 30 tahun itu atas keputusan wasit yang berulang kali merugikan PSM Makassar.

Di laga perdana melawan Persija Jepara, kemenangan PSM Makassar buyar di akhir laga.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved