DPRD Sulsel Desak Pemprov Tuntaskan Utang Proyek Rp46 Miliar
Desakan itu disampaikan Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Muhammad Sadar, dalam rapat lanjutan pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
“Kenaikannya sangat tinggi, bahkan bisa mencapai 70 sampai 80 persen dari harga awal. Ini tentu menjadi beban berat bagi rekanan di lapangan,” ujarnya.
Ia pun meminta DBMBK Sulsel mempertimbangkan langkah strategis, termasuk kemungkinan penerapan skema penyesuaian harga atau eskalasi, agar proyek tetap berjalan tanpa merugikan pihak kontraktor.
Di sisi lain, Sadar turut mengkritik kondisi laboratorium pengujian milik Bina Marga di kawasan Baddoka, Makassar.
Ia menilai fasilitas tersebut masih berfungsi, namun peralatannya sudah cukup tua dan kurang optimal.
“Seringkali rekanan justru melakukan pengujian di luar daerah seperti Bandung atau Surabaya. Padahal kita punya fasilitas sendiri di sini. Ini harus diperkuat,” katanya.
Legislator dari daerah pemilihan Sulsel VI yang meliputi Maros, Pangkep, Barru, dan Parepare itu mendorong adanya pembenahan serta pengadaan alat baru agar laboratorium tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Ia menilai perbaikan tersebut penting untuk mendorong kualitas pembangunan infrastruktur di Sulsel. Di sisi lain, hal itu juga diharapkan menjaga kepercayaan publik dan rekanan.(*)
| Keakraban Pangdam dan Kapolda Warnai HUT ke-69 Kodam XIV Hasanuddin |
|
|---|
| Rayakan HUT ke-5, Partai Prima Sulsel Bersiap Hadapi Verifikasi Pemilu 2029 |
|
|---|
| Sosok Haris Yasin Limpo, Politisi Golkar yang Kembali Pimpin Kosgoro Sulsel |
|
|---|
| Asmo Sulsel Perkuat UMKM dan Kelompok Binaan Lewat Seminar Pengembangan Usaha |
|
|---|
| Asmo Sulsel Lanjutkan Pembinaan Kelompok Budidaya Ikan Waiheru, Fokus Tingkatkan Produktivitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260413-Muhammad-Sadar-DPRD-Sulsel.jpg)