Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Apersi Sulsel Bikin Sejarah Jual Rumah Subsidi Terbanyak di Indonesia Timur 2025

Pencapaian Apersi Sulsel hanya kalah dari Jawa Barat 30.915 unit, Banten 7.524, dan Jawa Timur 7.411 unit

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Ari Maryadi
NGOPI SANTAI - Ketua DPD Apersi Sulsel Yasser Latief menggelar bincang santai bersama sekretaris Irwan Hasan, Bendahara Sulkifli Ishak Diare, dan pengurus DPP Akbar Yusuf di Skopa Cafe Kompleks Perumahan Citra Land Makassar Senin (16/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Apersi Sulsel membangun 6.543 rumah subsidi sepanjang tahun 2025
  • Angka itu tertinggi keempat secara nasional di internal Apersi
  • Ketua Apersi Sulsel Yasser Latief menjelaskan pencapaian mereka tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan perbankan

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Penjualan rumah subsidi Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia Sulawesi Selatan (Apersi Sulsel) terbanyak di Kawasan Timur Indonesia.

Adapun secara nasional, penjualan rumah subsidi Apersi Sulsel menempati posisi empat.

"Alhamdulillah pengurus Apersi Sulsel berhasil menjual 6.543 rumah subsidi sepanjang tahun 2025. Artinya ada 6.543 warga Sulsel punya hunian tetap di tahun lalu," kata Sekretaris Apersi Sulsel Irwan Hasan kepada wartawan Senin (16/2/2026).

Secara nasional, pencapaian Apersi Sulsel hanya kalah dari Jawa Barat 30.915 unit, Banten 7.524, dan Jawa Timur 7.411 unit.

"Apersi Sulsel ikut ambil bagian menyukseskan program tiga juta rumah pemerintahan Presiden Prabowo," kata Irwan Hasan.

Anggota DPRD Makassar itu melanjutkan, angka penjualan 6.543 itu mencapai Rp1,1 triliun.

Adapun harga rumah subsidi di Sulsel mencapai Rp173 juta.

Irwan mengatakan, bisnis properti ikut membangkitkan perekonomian di Sulsel. Ada ribuan lapangan pekerjaan dan perputaran uang lewat bisnis terkait.

"Karena lewat perjualan rumah itu ada pembelian semen, pasir, dan alat-alat lainnya, serta gaji tukang," kata Irwan.

Kabupaten Gowa jadi daerah penyumbang terbesar dalam pengembangan properti.

"Dari penjualan 6.543 unit itu, Kabupaten Gowa terbesar dengan penjualan 2.276 unit," ujar Irwan Hasan.

Sementara itu, Ketua Apersi Sulsel Yasser Latief menjelaskan pencapaian mereka tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan perbankan.

"Kunci keberhasilan ini tidak lepas dari pertama perizinan pemerintah. Kita berharap di tahun 2026 pemerintah daerah terus memudahkan izin teman-teman pengusaha properti," kata Yasser Latif.

Kedua, kata Yasser, dukungan perbankan membantu kredit bagi warga penghasilan UMR.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved