Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nasdem Sulsel

Syahar Kumpulkan Mantan Kader RMS Lewat Rakerwil NasDem Sulsel

DPW NasDem Sulsel gelar Rakerwil perdana pasca hengkangnya Rusdi Masse. Syahar kumpulkan seluruh kader dan mantan anak buah RMS…

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com
NASDEM SULSEL - Syaharuddin Alrif bersama Andi Rachmatika Dewi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, di Jakarta, Jumat (23/1/2026) lalu. Usai ditinggal Rusdi Masse, Ketua DPW NasDem Sulsel Syahar langsung menggelar konsolidasi perdana. 

Langkah Syahar mengumpulkan struktur lama NasDem Sulsel dinilai sebagai konsolidasi total kekuatan partai. 

Upaya ini dilakukan di tengah dinamika pasca hengkangnya Rusdi Masse, tokoh sentral kemenangan NasDem pada Pemilu 2024 di Sulsel.

Pengamat Politik UIN Alauddin Makassar, Prof Dr Firdaus Muhammad, menilai Syahar memiliki kemampuan politik yang tak kalah kuat dibandingkan Rusdi Masse.

Firdaus menyatakan, posisi Syahar sebagai Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi modal strategis. 

Sidrap selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung suara utama Partai NasDem di Sulsel.

“Syahar punya peluang untuk bisa melampaui guru politiknya, Rusdi Masse,” ujarnya.

Ia menambahkan, Syahar selama ini selalu terlibat penuh dalam tim pemenangan Partai NasDem di berbagai kontestasi politik.

Dengan basis politik yang sama, kondisi tersebut dinilai dapat menyulitkan RMS setelah bergabung Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Syahar dan RMS itu satu basis, sehingga akan menjadi kesulitan untuk RMS usai bergabung ke PSI. Apalagi PSI adalah partai baru yang belum teruji kekuatannya,” kata Firdaus.

Menurutnya, dinamika ini juga menjadi ujian bagi internal Partai NasDem, khususnya kader di lembaga legislatif. 

Sejumlah anggota DPRD diketahui merupakan kader yang selama ini dekat dengan RMS.

“Apakah mereka akan setia ke partai atau ke RMS? Ini juga menjadi ujian bagi anggota DPR Fraksi Nasdem di Sulsel. Menjadi legislator tidak mudah, membutuhkan kekuatan sosial dan biaya besar,” jelasnya.

Firdaus menilai, untuk menunjukkan kekuatan kepemimpinan Syahar harus mampu menjaga dominasinya di tengah dinamika politik yang berkembang. 

Terlebih, NasDem saat ini berstatus sebagai partai pemenang di Sulsel.

Untuk pertama kalinya, NasDem menduduki kursi Ketua DPRD Sulsel setelah meraih 17 kursi pada Pemilu 2024. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved