Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kader Gerindra Sulsel Berkibar di HIPMI, KONI, hingga Musda KNPI

Kader Gerindra memimpin HIPMI Sulsel, Hipmi Makasar, KONI Sulsel, dan terbaru akan bertarung di KNPI

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Istimewa
GERINDRA - Kolase Andi Amar Maruf Sulaiman, Darmawangsyah Muin, Fadel Tauphan Ansar, Vonny Amelia. 
Ringkasan Berita:
  • Kader Gerindra berkikbar di organisasi usaha, olahraga, pemuda
  • Andi Amar terpilih Ketua HIPMI, Darmawangsyah Muin terpilih Ketua KONI
  • Terbaru Musda KNPI diramaikan dua politisi Gerindra Fadel Taupan Ansar dan Vonny Amelia

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kader Gerindra berkibar di organisasi usaha, olahraga, hingga pemuda Sulawesi Selatan.

Terbaru dua nama kader Gerindra mencuat jelang musyawarah daerah KNPI Sulsel.

Nama keduanya yakni Fadel Tauphan Ansar dan Vonny Amelia.

Sebelumnya kader Gerindra terpilih memimpin HIPMI Sulsel dan KONI Sulsel.

Andi Amar Maruf Sulaiman terpilih memimpin Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Sulawesi Selatan (Hipmi Sulsel) pada 2024 lalu.

Ia menggantikan kawan separtainya, Andi Rahmat Idris Manggabarani.

Andi Amar Maruf Sulaiman putra Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Ia anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra dari Dapil Sulsel II.

Kader Gerindra lainnya, Darmawangsyan Muin terpilih aklamasi memimpin KONI Sulsel.

Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XVI KONI Sulsel berlangsung di Ruangan Balla Lompoa Hotel Santika, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Rabu (19/11/2025) bulan lalu.

Darmawangsyan Muin terpilih menggantikan kawan separtainya, Yasir Mahmud.

Darmawangsyah Muin Sekretaris DPD Gerindra Sulsel sekaligus Wakil Bupati Gowa.

Sosok Andi Amar Maruf

Andi Amar Ma'ruf Sulaiman ditetapkan sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulsel periode 2024-2027.

Penetapan itu berlangsung dalam Musda XVI HIPMI Sulsel di Balai Pertemuan Hasanuddin (BPH) Kodam XIV Hasanuddin, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (9/9/2024) malam.

Andi Amar Ma'ruf Sulaiman pengusaha muda putra Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Penetapan dibacakan setelah proses pemilihan berlangsung dengan menggunakan lima bilik suara.

Setelah itu, dilakukan penghitungan suara sah, disaksikan saksi dari kandidat Andi Amar Ma'ruf dan saksi dari BPP.

Setelah memastikan jumlah suara sah sebanyak 76 suara, penghitungan pun dilakukan.

Dan hasilnya, 76 suara sah kesemuanya memilih Andi Amar Ma'ruf Sulaiman.

Sementara, rivalnya Andi Muhammad Karaka Kilat yang tidak hadir dalam sidang pleno tersebut meraih, 0 suara.

"Menetapkan, saudara Andi Amar Ma'ruf Sulaiman sebagai ketua umum HIPMI Sulsel masa bakti periode 2024-2027," ucap stering committe, Amirul Yamin Ramadhansyah, disambut sorak peserta.

Meski hanya dihadiri kandidat Andi Amar Ma'ruf Sulaiman, proses pemilihan tetap berlangsung.

Andi Muhammad Karaka Kilat Dipanggil 3 Kali

Pantauan Tribun-Timur.com pukul 18.15 Wita, pimpinan sidang mulanya memanggil para kandidat untuk pemaparan visi misi.

"Kandidat pertama Andi Muhammad Karaka Kilat," ucap pimpinan sidang di atas podium.

"Kandidat kedua, Andi Amar Ma'ruf Sulaiman," ucapnya lagi.

Tampak dua kursi yang disediakan di atas podium, hanya diisi oleh Andi Amar Ma'ruf Sulaiman.

Sementara Andi Muhammad Karaka Kilat tampak tidak hadir.

Bahkan, pimpinan sidang melakukan pemanggilan tiga kali terhadap Andi Muhammad Karaka Kilat, namun tidak hadir.

Hal senada dilakukan Korwil HIPMI Indonesia Timur, namun Andi Karaka Kilat tak kunjung tiba di gedung lokasi sidang pleno.

Sidang pun tetap dilanjutkan dengan pemaparan visi dan misi oleh Andi Amar Ma'ruf.

Sosok Darmawangsyah Muin

Darmawangsyah Muin terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan (KONI Sulsel) periode 2026-2030.

Target tinggi langsung dipasang.

Darmawangsyah Muin menargetkan Sulsel masuk 10 besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Nusa Tenggara Barat- Nusa Tenggara Timur (NTB-NTT) 2028 mendatang.

Wakil Bupati Gowa itu terpilih memimpin KONI Sulsel dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XVI KONI Sulsel di Ruangan Balla Lompoa Hotel Santika, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Rabu (19/11/2025).

“Menetapkan saudara Ir Darmawangsyah Muin, ST., M.Si selaku formatur ketua umum terpilih masa bakti 2026-2030 dan akan menentukan anggota  formatur dua orang setelah ditetapkan,” ucap pimpinan sidang Musorprov Suharto saat membacakan konsideran sembari memegang palu sidang.

Usai membacakan konsideran Suharto mengetuk palu tiga kali sebagai bentuk resmi Darmawangsyah Muin mengetuai induk olahraga Sulsel.

Darmawangsyah Muin terpilih dalam Musorprov yang berlangsung hanya sekira 3 jam 10 menit.

Musorprov dibuka sekira pukul 14.30 Wita. Dihadiri Kepala Bidang Hukum KONI Pusat Widodo Sigit Pudjianto, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel Suherman.

Pemilik suara hadir  sekira 62, rinciannya 23 pengurus KONI kabupaten/kota dan 39 pengurus provinsi cabang olahraga (Pengprov Cabor).

Usai pembukaan, kegiatan berlanjut pada pembahasan agenda. Di antaranya, laporan pertanggungjawaban pengurus KONI Sulsel periode 2022-2026 hingga penetapan ketua umum KONI terpilih.

Darmawangsyah Muin tiba di lokasi Musorprov sekira pukul 17.08 Wita. Ia mengenakan kemeja putih dengan jaket berwarna coklat, ada logo KONI di dada sebelah kiri.

Ia  menyalami sebagian pengurus KONI kabupaten/kota dan pengurus Cabor.

Selanjutnya, politisi Gerindra itu membacakan visi misinya di hadapan peserta dengan durasi 5 menit 2 detik.

Sebelum ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Sulsel Darmawangsyah Muin dicecar berbagai pertanyaan oleh beberapa pengurus Cabor.

Dari perwakilan Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sulsel Maulana mempertanyakan langkah diambil oleh Darmawangsyah Muin terkait anggaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bone-Wajo 2026 hanya Rp 6,5 miliar.

Padahal, pada Porprov Sinjai-Bulukumba anggaran itu sebesar Rp 13,5 miliar.

“Bagaimana langkah Bapak untuk mencari anggaran pelaksanaan Porprov,” katanya dengan nada meninggi.

Sedangkan Ketua Umum Modern Pentatlhon Sulsel Diza Ali menyampaikan, tak usah menjanjikan masuk lima besar atau 10 besar kalau anggaran tidak ada.

“Sudah-sudahimi Sulsel tidak masuk 5 besar PON. Malu-malu kita sebagai orang  Sulsel, selalu Ewako, Ewako, 10 besar saja anggaran tidak ada,” ucapnya.

Usai itu Darmawangsyah Muin memberikan tanggapan. Di akhirnya dengan penetapan secara resmi sebagai ketua terpilih sekira pukul 17.40 Wita.

Darmawangsyah Muin berharap, kepengurusan ke depan mendapat perhatian dari Pemprov Sulsel, Begitu pun dengan KONI kabupaten/kota.

Supaya ada pembinaan atlet secara terus menerus. Dengan begitu, kejayaan olahraga Sulsel bisa dikembalikan.

“InsyaAllah 2028 di PON bisa membawa Sulsel masuk kelima besar atau minimal masuk ke 10 besar sebagai perwujudan dari kembalinya kewibawaan dan kejayaan olahraga di Sulsel,” ucap sembari menggerakkan tangannya di depan dada.

Pria akrab disapa Wawan itu mengaku evaluasi dari kepengurusan sebelumnya adalah perhatian pemerintah yang berkurang drastis dan anggaran pembinaan mini,

Olehnya itu, perlu disepakati untuk mendapatkan atlet bagus dibutuhkan pembinaan secara berkelanjutan. Pendanaan juga tak boleh sedikit.

“KONI dan Pemprov jika ingin nama kita berkibar di kancah nasional harus memikirkan itu semua. Saya yakin target kita bisa dicapai dengan kebersamaan,” ucapnya.

Ia menyampaikan, KONI di bawah kepemimpinannya berusaha menggaet BUMN maupun pihak swasta yang bisa membantu dalam pendanaan.

Namun, paling utama ada perhatian dari Pemprov Sulsel.

“Kira berusaha mengunggah hati, rasa dan pikiran pemangku kebijakan demi mengembalikan olahraga Sulsel,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved