Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

HUT Soppeng

Dua Kabar Bahagia Hari Jadi Soppeng ke-765: Air Bersih Ditemukan, Mobil Pintar Segera Hadir

Pengeboran air bersih di belakang rumah jabatan bupati, Jl Pengayoman, Lalabata, Watansoppeng sejak Jumat (3/4/2026) membuahkan hasil.

Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
HARI JADI SOPPENG - Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Soppeng Suwardi Haseng dalam peringatan Hari Jadi Soppeng ke-765 di Gedung Pertemuan Masyarakat Soppeng, Rabu (8/4/2026). Pemkab Soppeng menerima bantuan mobil pintar saat HUT Soppeng. 
Ringkasan Berita:
  • Dua kabar bahagia mewarnai Hari Jadi Soppeng ke-765, yakni proyek pengeboran air bersih dan bantuan mobil pintar dari PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo). 
  • Pengeboran air bersih di Watansoppeng mulai menunjukkan hasil dengan ditemukannya sumber air pada kedalaman 90 meter. 
  • Program ini diharapkan menjadi solusi krisis air bersih yang telah lama dialami masyarakat serta akan dikembangkan hingga puluhan titik di seluruh kecamatan.

TRIBUN-TIMUR.COM - Dua kabar bahagia saat Hari Jadi Soppeng (HJS) ke-765.

Yaitu proyek pengeboran air bersih dan bantuan mobil pintar dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) 

Penyerahan simbolis mobil pintar oleh Kepala Kantor Wilayah PT Askrindo, Ceri Fertiliawan, saat HUT Soppeng di Gedung La Patau, Rabu (8/4/2026).

Mobil pintar dilengkapi fasilitas pendukung seperti buku bacaan, perangkat multimedia, serta  sarana edukasi interaktif yang bisa menjangkau masyarakat pelosok.

Mobil Pintar masih dalam proses mobilisasi dari Makassar menuju Soppeng.

Sementara pengeboran air bersih di belakang rumah jabatan bupati, Jl Pengayoman, Lalabata, Watansoppeng sejak Jumat (3/4/2026) membuahkan hasil.

Air sudah muncrat kedalaman 90 meter.

Baca juga: Andi Sudirman Dukung Sumur Bor Tengah Kota, Soppeng Disiapkan Jadi Daerah Penyangga

"Sebelum mengebor mereka bilang kedalaman 50-100 m ada air. Tapi kalau yang paling deras ada di kedalaman 200 meter," ujar Selle KS Dalle, Selasa (7/4/2026).

Andi Sudirman Sulaiman akan menjadikan proyek air bersih di Soppeng sebagai percontohan di Sulsel.

Meski sudah mendapatkan air, tim teknis masih terus melakukan pengeboran.

Hal ini dilakukan untuk menjamin keberlanjutan debit serta kualitas air dalam jangka panjang.

Mesin ini dirancang untuk eksplorasi air tanah, dengan tekonolgi crawler (roda rantai) untuk mobilitas, dan tenaga diesel untuk efisiensi tinggi, dengan kemampuan bor diameter 100-500mm

Pasangan Suwardi Haseng - Selle KS Dalle sadar betul, air akan jadi penyejuk  kegelisahan sekitar 47 persen warganya.

Watansoppeng, ibu kota kabupaten berpenduduk 244 ribu jiwa ini, tiga dekade terakhir dilanda sumber krisis air bersih.

Krisis air bersih mendera sekitar 52 ribu warga di 7 kelurahan urban dan tiga kecamatan sekitar.

Satu titik bor air di belakang rujab bupati, selanjutnya akan ditambah 49 titik di 8 kecamatan di Soppeng.

Ini adalah program Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan skema Build Operate Transfer (BOT) selama 30 tahun dengan investor dari Jawa Barat.

Selama 3 dekade, air bersih untuk kawasan kota jadi beban terbuka empat kepala daerah di Soppeng.

Hampir saban hari, pelanggan mengeluh beban biaya bulanan mengalir namun debit, durasi aliran dan kualitas air terus menurun.

Sekitar 9.200 Pelanggan PDAM Soppeng, juga tak maksimal menikmati air bersih.

Di Lalabata saja, kecamatan ibu kota kabupaten, ada sekitar 49 ribu warga.

Ini hampir 34 persen total penduduk kabupaten tanpa garis pantai ini.

Dua sumber aliran air utama di Soppeng, mata air Citta dan Ompo, menanggung tiga beban besar.

"Air Pertanian, wisata permandian alam dan air bersih warga, terus meningkat," kata Selle.

Ompo, sekitar 2.1 km dari pusat kota, jadi sumber air baku PDAM, sekitar awal dekade 1990-an.

"Waktu Pung Abbas Sabbi (1990-1995) sudah dimulai, tapi dimaksimalkan di periode Pung Andi Harta Sanjaya (2000-2005, setelah itu Air PDAM kota Soppeng terus kekurangan air baku," ujar Selle.

Debit air bersih dari 50 titik mata air di ketinggian inilah nantinya akan ditampung di bak penampungan, sebelum didistribusi ke rumah-rumah pelanggan, dan bak public tersier. 

Masalah lain, jelasnya, jaringan instalasi air bersih, seperti pipa sudah kadakuarsa.

Beban ini memicu tingginya tingkat kebocoran air PDAM. Perusahaan utilitas utama publik ini, juga hampir 2 dekade tak berkontribusi ke keuangan daerah. 

Kegelisahan ini, coba ditangani sejak awal pemerintahan Suwardi-Selle.

Februari 2025 lalu, atau hanya dua pekan setelah dilantik serentak bersma 651  kepala daerah di Jakarta, bupati dan wabup langsung tancap gas dan fokus ke penyediaan sumber air baku.

Fokus pertama di kecamatan Lalabata. Ini kecamatan utama dengan kapadatan 179,24 jiwa per km/2.

Konsentrasi terbesar konsumen air PDAM ada di Kelurahan Lalabata Rilau merupakan wilayah dengan penduduk terbanyak di kecamatan ini, yaitu sekitar 9.899 jiwa.

Konsumen air terbamyak ada Kelurahan (Bila, Botto, Lalabata Rilau, Lapajung, Lemba, Ompo, Salokaraja) dan 3 Desa (Maccile, Mattabulu, Umpungeng).

Bantuan Pemprov HUT Soppeng

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan Rp15 M saat Hari Jadi Soppeng ke-765.

Bantuan diterima Bupati Soppeng Suwardi Haseng di Gedung Pertemuan Lapatau Soppeng, Rabu (8/4/2026).

Andi Sudirman Sulaiman juga menyerahkan bantuan pasang baru listrik tahun 2025 senilai Rp94.147.425, bantuan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni di Kelurahan Macanre senilai Rp200 juta.

Bantuan logistik penanggulangan bencana Rp154.032.700 dan bantuan satu unit hand traktor roda 4.

Tim Penggerak PKK Soppeng juga menerima bantuan dari TP PKK Sulawesi Selatan.

Bantuan diserahkan Naoemi Octarina kepada Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Suwarni Suhardi Haseng.

Antara lain bantuan kemasan dan peralatan pelaku UMKM Kabupaten Soppeng senilai Rp210 Juta.

Bantuan kemasan produk sebanyak 11.565 pak senilai Rp22.898.700

Lalu 5 unit Mesin Jahit Portabel senilai Rp24.875.000.

Bantuan mesin penyegel plastik otomatis sebanyak 3 unit senilai Rp13.848.000, 15 unit alat press penutup gelas bernilai Rp15.645.000.

Bantuan mesin pendingin (Freezer) senilai Rp22 Juta. Lima unit Mesin Jahit obras bernilai Rp32.960.000, bantuan oven gas 2 unit senilai Rp42.762.000.

Kemudian bantuan Halal Reguler untuk 2 IKM dan bantuan Self Declare bagi 40 IKM.

Kabupaten Soppeng merupakan salah satu basis Andi Sudirman Sulaiman - Fatmawati Rusdi di Pilgub Sulsel.

Pasangan Andi Sudirman - Fatmawati menang telak 106.000 suara.

Sementara lawannya Mohammad Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad hanya meraih 33.976.

Bupati Suwardi Haseng mengapresiasi kepedulian Pemerintah Provinsi kepada Kabupaten Soppeng.

"Mewakili Pemerintah dan Masyarakat Soppeng kami ucapkan banyak terima kasih atas kepeduliannya terhadap daerah kami," ujar Suwardi Haseng.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyebut bantuan tersebut sebagai komitmen Pemerintah Provinsi dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur.

Bahkan dirinya turut mengapresiasi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Soppeng atas kesabarannya selama ini.

"Masyarakat Soppeng begitu sabar menunggu perbaikan infrastruktur jalan. Namun, kami komitmen akan terus memperkuat sektor pembangunan dan tentunya merata di semua daerah," katanya.

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved