Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

7 Hari Hilang, Suhardi Warga Lalabatarilau Soppeng Ditemukan Meninggal di Bak

Suhardi ditemukan di bak penampungan air tak jauh dari rumahnya berjarak kurang lebih 500 meter

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ari Maryadi
BPBD Soppeng
EVAKUASI MAYAT - BPBD Soppeng saat evakuasi mayat Suhardi (48) Warga Lappaloange, Kelurahan Lalabatarilau, Kecamatan Lalabata yang hilang beberapa waktu lalu, kini ditemukan di dalam bak penampungan air, Senin (20/10/2025). 

TRIBUNTIMUR.COM, SOPPENG - Suhardi (48) Warga Lappaloange, Kelurahan Lalabatarilau, Kecamatan Lalabata yang hilang beberapa waktu lalu, kini ditemukan, Senin (20/10/2025).

Suhardi ditemukan di bak penampungan air tak jauh dari rumahnya, berjarak kurang lebih 500 meter sekira pukul 10.00 Wita.

Kepala Pelaksana BPBD Soppeng, Sahrani menyebut pihaknya menerima laporan warga usai mencium bau tak sedap.

"Mayat Suhardi ditemukan di dalam bak penampungan karena adanya laporan warga yang mencium bau busuk dari bak air tersebut," ujarnya kepada Tribun-Timur.com saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp.

Lanjut, kata dia bak air tersebut dalam keadaan kosong dan tertutup.

"Kosong bak airnya. Mayat ditemukan bersandar setengah badan," lanjutnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra mengatakan setelah dilakukan olah TKP, tim menemukan barang mencurigakan.

"Tim yang tangani tadi temukan botol racun dan parang di samping korban," paparnya.

"Hasil visual tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban," sambungnya.

Saat ini, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat

"Kami masih melakukan penyelidikan. Perkembangan selanjutnya akan kami informasikan," tandas AKP Dodie.

Diberitakan sebelumnya, Seorang lelaki dikabarkan hilang di Lappaloange, Kelurahan Lalabatarilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Suhardi, warga setempat tak kunjung pulang ke rumahnya usai beternak Sapi di Calekke.

"Iya, Suhardi dikabarkan hilang sejak kemarin, Selasa (14/10/2025) antara pukul 17.00-19.00. Hingga hari ini belum juga ditemukan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Soppeng, Sahrani kepada Tribun-Timur.com, Rabu, (15/10/2025).

Dijelaskan Sahrani, awalnya Suhardi berangkat dari rumah menuju lokasi peternakan sapi miliknya di Calekke, Kecamatan Liliriaja.

"Kemarin dia berangkat dari rumah ke lokasi peternakan, jam 8 pagi. Tapi sempat dia pulang ke rumah makan siang dan kembali lagi ke sana sekitar jam 3 sore. Nah sampai saat ini belum balik," jelas Sahrani.

"Korban mengenakan baju kaos biru dan celana pendek saat keluar rumah," sambungnya.

Sebelumnya, istri korban Arida bersama iparnya, Appa juga mencari Suhardi di Cilekke, ditemani sejumlah warga.

Dicari hingga tengah malam, Suhardi tak kunjung ditemukan.

"Sempat dicari sama istri dan keluarganya tapi tidak ditemukan. Bahkan Tim SAR menelusuri sejumlah titik yang dilalui Suhardi, namun nihil," paparnya.

Saat ini, Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD ,Damkar,Tagana Dinas Sosial, Babinsa, Bhainkamtibmas, dan warga terus melakukan pencarian.

"Kami bagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama melakukan pencarian dari rumah korban menuju kebunnya. Sedangkan kelompok kedua fokus menyisir hingga ke kandang ternak milik korban," tegasnya.

"Kami terus kordinasi sembari evaluasi. Pencarian akan dilanjutkan mulai pukul 14.00 Wita sampai waktu yang tidak ditentukan," tandasnya

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved