Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

74 Kasus Kecelakaan di Sinjai Selama 2026, Empat Meninggal Dunia

Iptu Agus mengatakan dari jumlah tersebut terdapat empat korban meninggal dunia dan 96 korban mengalami luka ringan.

Tayang:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KECELAKAAN MAUT - Kecelakaan di jalan poros Sinjai - Bulukumba Dusun Bentengge, Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Sabtu (24/1/2026). Sebanyak 74 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, sepanjang 2026. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI— Sebanyak 74 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, sepanjang 2026.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolres Sinjai, Jl Bhayangkara, Kecamatan Sinjai Utara.

“Selama periode Januari hingga Mei 2026 kita mencatat sebanyak 74 kasus kecelakaan lalulintas,” katanya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (11/6/2026).

Iptu Agus mengatakan dari jumlah tersebut terdapat empat korban meninggal dunia dan 96 korban mengalami luka ringan.

“Empat orang meninggal dunia, sementara 96 orang mengalami luka ringan,” ujarnya.

“Secara keseluruhan, jumlah korban akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 100 orang,” lanjutnya. 

Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan lalu lintas juga menyebabkan kerugian material  yang mencapai belasan juta.

“Total kerugian material mencapai Rp16,6 juta,” katanya. 

Sementara itu Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman mengatakan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi salah satu langkah utama untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya.

“Pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan saat berkendara, seperti helm bagi pengendara sepeda motor dan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil,” ujarnya. 

AKBP Jamal minta pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan.

“Kehati hatian saat berkendara harus menjadi prioritas, terutama saat melintas di jalan yang ramai maupun dalam kondisi cuaca kurang mendukung,” katanya. 

Ia berharap seluruh pengguna jalan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab saat berkendara demi keselamatan bersama.

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan dan sikap hati-hati di jalan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan,” katanya. (*)

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved