Tradisi Mabbaca-baca di Sinjai Hidup Jelang Lebaran, Warga Pererat Kebersamaan dan Doa Bersama
Tradisi ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Dilaksanakan rutin setiap tahun menjelang hari besar
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI — Warga Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, menghidupkan tradisi mabbaca-baca menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Tradisi ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.
Dilaksanakan rutin setiap tahun menjelang hari besar keagamaan.
Mabbaca-baca merupakan ritual lisan khas masyarakat Bugis.
Sarat nilai religius dan budaya.
Ritual ini berisi doa-doa sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan.
Atas nikmat yang telah diberikan.
Selain itu, doa dipanjatkan untuk memohon keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi keluarga.
Prosesi mabbaca-baca biasanya dipimpin tokoh masyarakat atau orang yang memiliki pengetahuan agama.
Warga berkumpul bersama keluarga besar.
Mengikuti prosesi secara khidmat.
Warga setempat, Kasma (48), mengatakan tradisi ini diwariskan secara turun-temurun.
“Tradisi ini sudah ada sejak dulu dan terus kami jaga hingga sekarang,” katanya.
Menurutnya, mabbaca-baca bukan sekadar doa.
Tetapi juga sarana mempererat kebersamaan.
| Nasib Kamrianto di Ujung Tanduk, Sekwan DPRD Sinjai Proses PAW Usulan PAN |
|
|---|
| Belum Cukup 4 Bulan, Sudah 20 Tersangka Narkoba Ditangani Polres Sinjai |
|
|---|
| Janda hingga Anak Putus Sekolah Diberdayakan di Kedai Panrita |
|
|---|
| Innalillah, Jaksa Fungsional Kejari Sinjai Isnawati Yamin Meninggal |
|
|---|
| PAN Siapkan Alvin Gantikan Kamrianto di DPRD Sinjai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/TRADISI-LEBARAN-Warga-Lamatti-Riaja-Kecamatan-Bulupoddo.jpg)