Tembak-tembak Viral di Makassar, Kapolres Sinjai Keluarkan Peringatan Keras
AKBP Jamal Fathur mengatakan permainan tersebut berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Saldy Irawan
Meski demikian, tidak semua toko menyediakan atau menjual senjata mainan jenis gel blaster itu.
Salah satu pemilik toko di Jl Bawakaraeng mengaku hampir setiap hari ada pembeli yang datang menanyakan ketersediaan tembak jelly.
“Setiap hari ada yang tanya, tapi kami tidak jual,” ujarnya.
“Kebanyakan yang bertanya itu remaja,” lanjutnya.
Hal serupa juga diungkapkan karyawan toko mainan di Jl Persatuan Raya, Sinjai.
Ia menyebut pengunjung yang mencari tembak jelly datang silih berganti, terutama pada sore hingga malam hari.
“Setiap hari ada, tapi tidak ada kami jual,” kata karyawan toko yang enggan disebutkan namanya.
Ia tren ini meningkat setelah banyak video tembak jelly beredar di media sosial.
“Viralkan video senjata mainan ini di Sosmed,” ujarnya.
Sebagian pembeli bahkan datang bersama teman-temannya untuk mencari mainan tersebut.
“Ada yang datang berombongan, mungkin karena lihat viral di Makassar,” katanya.(*)
| Usai Keluar Penjara, Kamrianto Kembali Aktif sebagai Anggota DPRD Sinjai |
|
|---|
| Harga Sapi Kurban Bulukumba-Sinjai Naik Rp500.000 hingga Rp1 juta Per Ekor |
|
|---|
| Cek Fakta: Anjing Gila Berkeliaran di Sinjai Bikin Resah, Anak SD Disebut jadi Korban |
|
|---|
| Petani di Sinjai Diminta Tanam Bibit Padi Umur Pendek |
|
|---|
| Kajari Sinjai Dimutasi Usai Bongkar Kasus Korupsi, Ridwan Bugis Pindah ke Jambi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/AKBL-Jamal-Fathur-Rakhman.jpg)