TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Mengisi daya kendaraan listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) memerlukan waktu puluhan menit hingga jam.
Rasa bosan bisa muncul di benak pengendara.
Mengatasi itu, SPKLU Unit Layanan Pelanggan PLN Jeneponto berinovasi.
Melalui unit koperasinya, SPKLU UPB Jeneponto bekerjasama dengan Cafe Cora menghadirkan inovasi ruang tunggu yang asik dan santai.
Ruang tunggu ditata dengan konsep cafe. Tersedia kursi dan pengendara bisa memesan minuman.
Cafe Cora dibangun tepat di belakang SPKLU yang terletak di Balang Toaya, Kecamatan Binamu.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulselrabar Edyansyah mengapresiasi kehadiran cafe Cora.
Menurutnya, inovasi ruang tunggu yang inovatif dan kreatif seperti ini harus dicontoh oleh SPKLU lain.
"Alhamdulillah di SPKLU yang ada di Jeneponto juga dipersiapkan dengan ruang santai yaitu Cora Coffee. Jadi silakan masyarakat yang ada di sekitar Jeneponto atau yang mungkin dari yang ingin berkunjung ke objek wisata Bira bisa singgah di SPKLU ULP Jeneponto," jelasnya duduk di kursi Cafe Cora saat berkunjung meresmikan SPKLU, Kamis (11/12/2025).
Cafe Cora membagikan menyajikan menu terbaiknya kepada rombongan PLN dan wartawan yang meliput kegiatan peresmian.
Manajer Cafe Cora Ramli Usman mengatakan kerjasama dengan koperasi PLN ini dalam rangka hilirisasi produk kopi petani dari Kawasan Sinjai, Bulukumba, dan Jeneponto.
"Kita di sini menyerap tanaman-tanaman kopi Petani di Madaya Sinjai. Seratus persen minuman kami di sini berasal dari olahah kopi asli yang diproduksi para petani," ucapnya berdiri di depan meja barista Cafe Cora.
Ramli mengungkapkan bahwa kariawan yang direkrut adalah warga lokal.
Ia juga berencana membuka cabang Cafe Cora di SPKLU lain.
Mengenai harga, ia masih merumuskan tarif yang tepat, yang sesuai dengan kualitas produk yang disajikan.
"Yang jelas harganya tidak jauh dari kualitasnya," ucapnya tersenyum memandangi kamera.