Dulu Petani, Kini Syahar Sukses Antar Sidrap Panen IP 300 di Majjelling
Syahar memimpin panen Indeks Pertanaman (IP) 300 di Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae
Ringkasan Berita:
- Syahar sukses panen IP 300 di Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae
- IP 300 artinya adalah Indeks Pertanaman 300, sebuah program pertanian intensif
- Tujuannya agar petani bisa menanam dan memanen padi sebanyak tiga kali dalam setahun di lahan yang sama
TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP -- Dulu petani kini bupati. Itulah perjalanan hidup Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.
Syahar paham betul bagaimana mengelola lahan agar bisa menambah pendapatan dan kesejahteran petani.
Jumat (18/12/2025), Syahar memimpin panen Indeks Pertanaman (IP) 300 di Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae.
IP 300 artinya adalah Indeks Pertanaman 300, sebuah program pertanian intensif.
Tujuannya agar petani bisa menanam dan memanen padi sebanyak tiga kali dalam setahun di lahan yang sama, bukan hanya dua kali, untuk meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus memantapkan peran daerah sebagai penyangga pangan nasional.
Panen tersebut dihadiri Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Dinas Koperasi UMKM Nakertrans Adli Lukman, Kepala Dinas PMPTSP Andi Nirwan.
Turut pula para lurah se-Kecamatan Maritengngae, tokoh masyarakat, tokoh agama, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta perwakilan gabungan kelompok tani (Gapoktan).
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menegaskan IP 300 merupakan terobosan di Kabupaten Sidrap untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani.
“Kita berhasil IP 300 di sini. Kepala UPT Bulo Timoreng, pegawai negeri, tapi berhasil melakukan uji coba IP 300,” puji Bupati.
“Memang saya sengaja panen dari awal sampai habis, mau perhatikan batang demi batang, isinya per bulir. Saya mau perhatikan betul tadi hasilnya,” tambahnya.
Ia menyebut hasil panen di Majjelling Timoreng mencapai 8 ton per hektare.
Dengan harga gabah Rp7.000 per kilogram, produksi meningkat dari 11 menjadi 12 karung sehingga memberikan tambahan pendapatan bagi petani.
“Hasilnya 8 ton per hektare dengan nilai 5,4. Harga gabah Rp7.000, dari 11 menjadi 12 karung. Pokoknya ini tambahan pendapatan bagi warga Sidrap. Segera tanam lagi untuk kejar, pakai bibit super genjah, kita bisa kejar panen bersamaan nanti,” jelas Bupati.
Usai panen, kegiatan dilanjutkan dengan penimbangan gabah dengan harga Rp7.000 per kilogram.
Ia juga menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama penyuluh pertanian dan akan dilanjutkan pada musim tanam berikutnya.
| Pemkab Sidrap Fasilitasi Dialog Warga Terkait Permasalahan Lahan di Pitu Riase |
|
|---|
| Longsor di Leppangeng Tutup Akses Jalan, BPBD Sidrap Bersama TNI-Polri Tinjau Lokasi |
|
|---|
| 16 Tim Ramaikan Kejuaraan Voli Nusantara Cup XIV di Sidrap |
|
|---|
| Bupati Sidrap Buka Turnamen Takraw HFS25 Cup I 2025, Targetkan Cetak Atlet Nasional |
|
|---|
| Polres Sidrap Gelar Apel Operasi Lilin 2025, Siap Amankan Nataru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251222-Syahar-Sidrap-panen.jpg)